<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773</id><updated>2012-02-16T03:30:08.467-08:00</updated><title type='text'>Pesantren Hidayatullah Kab. Indramayu</title><subtitle type='html'>Jl. Kalen Haji No.20-21 Dermayu Sindang Indramayu 0234-9161872 SMS.081912903871</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>30</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-3988342620710931213</id><published>2008-08-17T06:37:00.000-07:00</published><updated>2008-08-17T06:42:28.349-07:00</updated><title type='text'>Kebohongan Baru Gedung Putih dalam Perang Iraq</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lima tahun telah berlalu sejak dimulainya serangan militer Amerika ke Iraq. Sejak saat itu pula hingga kini satu persatu kebohongan Gedung Putih mulai terbongkar. Kali ini terbukti Gedung Putih memalsukan surat Tahir Jalil Al-Habbush, Kepala Badan Intelijen Iraq waktu itu yang diserahkan kepada Saddam Hussein. Surat yang dipalsukan Gedung Putih itu menyebutkan bahwa rezim Baats Iraq punya hubungan dengan Mohammed Atta, salah seorang penyandera pesawat dalam peristiwa 11 September.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika memanfaatkan surat yang telah dipalsukan itu guna menjustifikasi perang yang dilakukannya. Tidak cukup memalsukannya, Gedung Putih ternyata sengaja menyerahkan surat palsu itu kepada media untuk dicetak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ron Suskind dalam buku terbarunya "The Way of the World" membongkar kebohongan surat tersebut. Dalam bukunya Ron mengungkapkan, Al-Habbus sempat bertemu dengan seorang agen senior Inggris dan menyatakan bahwa Rezim Baats tidak memiliki senjata pemusnah massal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai ke tangan Gedung Putih informasi tersebut hanya diarsip. Para pengamat politik menilai diterbitkannya buku Ron Suskind menampar keras kredibilitas Gedung Putih, pribadi George W. Bush dan keyakinan rakyat Amerika soal perang Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbongkarnya kebohongan Gedung Putih soal perang Iraq bukan yang pertama kalinya. Sebelum ini juga telah diumumkan bagaimana George W. Bush, Presiden Amerika berbohong soal dokumen yang menyebut Saddam Hussein membeli uranium dari Nigeria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak tanggung-tanggung ucapan bohongnya itu disampaikan dalam pidato tahunan bulan Januari tahun 2003. Tujuan Bush agar dapat memobilisasi opini dunia menyepakati perang terhadap Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak September 2001 hingga Maret 2003 para pejabat Gedung Putih berulang kali melontarkan tuduhan bahwa Iraq tengah sberusaha mencapai senjata pemusnah massal dan punya hubungan dekat dengan kelompok AlQaeda. Collin Powel, Menlu Amerika waktu itu dalam sidang Dewan Keamanan PBB tanggal 5 Februari 2003 malah menyerahkan dokumen palsu tentang uji coba senjata kimia Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala kasak-kusuk Amerika memang berbuah hasil. Pada tanggal 20 Maret pasukan multinasional yang dikomandoi Amerika menyerang Iraq. Perang Iraq menjadi mimpi buruk terbesar bagi rakyat Amerika setelah perang Vietnam. Apa lagi korban yang jatuh akibat perang ini telah melebihi satu juta orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironis memang, bagaimana satu juta orang menjadi korban hanya karena perang yang dilakukan atas informasi bohong.&lt;br /&gt;Hakikatnya, hingga tahun 2003 Iraq tidak punya senjata pemusnah massal dan tidak juga punya hubungan dengan Al-Qaidah. Namun kenyataan ini tidak penting bagi George W. Bush dan Dick Cheney. Buat mereka yang penting adalah mengagresi dan menduduki negara seribu satu malam ini. Dan untuk itu mereka tidak segan-segan untuk berbohong, bahkan memalsukan dokumen guna membenarkan sikap arogan mereka. Oleh karenanya, dapat dikatakan perang Iraq sebagai "Perang Berdasar Kebohongan" dalam sejarah kontemporer.(irib/bbs)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-3988342620710931213?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/3988342620710931213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=3988342620710931213&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/3988342620710931213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/3988342620710931213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/08/kebohongan-baru-gedung-putih-dalam.html' title='Kebohongan Baru Gedung Putih dalam Perang Iraq'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-8473330916942369164</id><published>2008-07-25T08:24:00.000-07:00</published><updated>2008-07-25T08:25:25.698-07:00</updated><title type='text'>Foto Penyiksaan Dibocorkan dari Jaringan Komputer Militer AS</title><content type='html'>Baghram, Afghanistan (arramah.com) -Selama ini, kaum Muslimin sudah cukup menderita dengan menahan dendam terhadap perbuatan-perbuatan keji Amerika Serikat terhadap saudara-saudara Muslim di Afghanistan, Chechnya, Kashmir, begitu juga terhadap para tawanan muslim di penjara Abu Ghuraib, terhadap para tawanan di Guantanamo, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, Amerika Serikat lagi-lagi membuat panas hati kaum Muslimin ketika kami sebagai kaum Muslimin kembali menyaksikan foto penyiksaan yang dilakukan oleh pihak militer AS!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah berita yang sempat kami ambil dari sebuah situs Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wikileaks:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto seorang tahanan Amerika Serikat, dengan wajahnya yang dipasangi kawat, kedua bibirnya dijahit dan batang tubuh terbungkus. Menurut metadata* digital kamera, foto tersebut diambil pada 9 Februari 2003 03:49:25. Foto 6 Agustus 2004 juga disebutkan memiliki hubungan dengan foto ini. Pengawatan muka merupakan suatu hal yang jelas-jelas nonmedis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi tahanan tersebut tidak diketahui, kemungkinan diambil di US Bagram Theater Internment Facility (Fasilitas Kamar Tawanan Bagram AS) di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun ada kemiripan dengan pendukung Taliban AS John Walker Lindh, namun hubungan keduanya hampir tidak ada. Klise di sebelah bawah dibuat oleh Wikileaks untuk memberikan tanda guna menarik perhatian pada daerah tertentu dari foto berwarna di atasnya. Staf wikileaks telah mencek bahwa potret itu berasal dari jaringan komputer militer AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah metode-metode penyiksaan Amerika Serikat yang sakit jiwa!!!!!&lt;br /&gt;Ini adalah perbuatan keterlaluan Para Teroris AS yang sakit jiwa!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Allah, Semoga ALlah menghancurkanmu...&lt;br /&gt;Semoga ALlah menghancurkanmu...&lt;br /&gt;Semoga ALlah menghancurkanmu... wahai Musuh Allah!!! Amiiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-8473330916942369164?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/8473330916942369164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=8473330916942369164&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8473330916942369164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8473330916942369164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/07/foto-penyiksaan-dibocorkan-dari.html' title='Foto Penyiksaan Dibocorkan dari Jaringan Komputer Militer AS'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-7077836221330342419</id><published>2008-07-25T08:15:00.000-07:00</published><updated>2008-07-25T08:17:53.359-07:00</updated><title type='text'>Muslim Skotlandia Kecam Pagelaran Drama “Jihad The Musical”</title><content type='html'>Kekhawatiran sedang melanda komunitas Muslim Skotlandia. Kekhawatiran itu dipicu oleh pagelaran drama musikal berjudul “Jihad the Musical” yang ceritanya ditampilkan dengan gaya satir tentang “para ekstrimis Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drama itu merupakan bagian dari acara Edinburgh Fringe Festival, salah festival seni terbesar di dunia yang akan digelar mulai hari ini, Rabu (1/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Muslim Skotlandia khawatir drama musikal itu akan makin memicu Islamofobia di negeri itu. Apalagi belum lama ini terjadi serangan bom mobil yang gagal di bandara Glasgow. Ditambah lagi drama musikal itu menampilkan sejumlah lagu yang antara lain berjudul “I Wanna Be Like Osama” dan “I Olny See Your Eyes.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jihad the Musical” mengisahkan tentang seorang petani Aghanistan bernama Sayid yang terjebak ke dalam kelompok para “jihadis”, yang merencanakan serangan ke Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun rencana itu diketahui oleh seorang reporter bernama Foxy Redstate. Ia merayu Sayid agar bisa mendapatkan berita eksklusif dengan harapan Redstate akan menjadi wartawan terkenal dengan beritanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya, pada malam menjelang serangan, perang batin terjadi dalam diri Sayid, kepada siapa ia harus berpihak. Pada kakak perempuannya yang sok “bossy”, pada media yang haus darah, atau pada kelompok “jihad"nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lagu berjudul “I Wanna Be Like Osama” Sayid bahkan mengatakan ingin “menghancurkan dunia dengan bom” agar bisa mengubahnya menjadi dunia yang lebih Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat isi ceritanya yang tendensius, aktivis Muslim yang juga manajer Islam Festival Edinburgh (IFE) Sohaib Saeed mengatakan, drama musikal itu akan membuat persepsi negatif tentang Islam makin memburuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mendesak produser dan penulis cerita agar membedakan antara ekstrimis dengan mereka yang benar-benar menjalankan ajaran agamanya, “ ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana Anda bisa membuat masalah terorisme sebagai banyolan dan tertawa melihat orang yang mengajarkan ekstrimisme serta kekerasan terhadap orang-orang tak berdosa, “ kritik Saeed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan tidak sependapat dengan penulis naskah dan penulis lirik lagu dalam drama tersebut, Zoe Samuel. Penulis asal Inggris itu mengatakan drama tersebut ia buat tidak lepas dari kebiasaan orang-orang Inggris yang kerap tertawa ketika ditimpa kemalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak bisa melihat kontribusi positif dari drama musikal semacam itu. Bagaimana kita bisa menyebutnya hiburan yang positif jika isinya menyinggung masalah-masalah sensitif seperti terorisme, “ tandas Saeed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, masalah terorisme adalah masalah yang serius, karena sudah memakan banyak korban tak berdosa. Dan semua warga di dunia, kata Saeed, saat ini masih terus berjuang melawan terorisme.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-7077836221330342419?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/7077836221330342419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=7077836221330342419&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/7077836221330342419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/7077836221330342419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/07/muslim-skotlandia-kecam-pagelaran-drama.html' title='Muslim Skotlandia Kecam Pagelaran Drama “Jihad The Musical”'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-933654440840662325</id><published>2008-06-26T04:51:00.000-07:00</published><updated>2008-06-26T04:54:26.869-07:00</updated><title type='text'>Pria Berpistol Ini Biasa Sholat di Masjid Ahmadiyah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://www.arrahmah.com/images/stories/todongansenjata300.jpg" style="margin-right: 5px; margin-top: 10px;" align="left" width="100" /&gt; &lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tangerang &lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; - Meski Polisi mengelak mengatakan bahwa pria mengacungkan dan meletuskan pistol dengan kostum AKKBB dalam rusuh Monas, Ahad (1/6) yang diketahui bernama Bripka Iskandar Soleh, sebagai pengikut Ahmadiyah. Sedikit-demi-sedikit keterlibatan Bripka Iskandar sebagai jemaat Ahmadiyah mulai terungkap, dia disinyalir merupakan anggota Ahmadiyah Tangerang.   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Sinyalemen keikutsertaan sebagai warga Ahmadiyah ini diungkapkan Ketua RW 02 Peninggilan Utara Tangerang, Tatang M tempat di mana Iskandar tinggal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Berdasarkan pengakuan Tatang, Bripka Iskandar sering terlihat shalat jumat di Masjid Arrohman Jalan H. Gaded Tangerang yang merupakan masjid dan markas Ahmadiyah di wilayah itu. "Sepertinya dia anggota Ahmadiyah, soalnya saya sering lihat dia jumatan di masjid Ahmadiyah, " ujarnya, Kawasan Ciledug Tangerang, Rabu (25/6).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Bagian Komunikasi Jamaah Ahmadiyah Peninggilan Utara, Munawar pun tidak menyangkal bahwa Iskandar pernah shalat Jumat di masjid itu. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah Iskandar bagian dari anggotanya atau bukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Keikutsertaan dalam demo provokatif AKKBB di Monas awal Juni lalu ini, dapat menjadi salah satu penguat bahwa dirinya setuju dengan Ahmadiyah. Polri seharusnya lebih serius dan lebih adil dalam menangani kasus rusuh Monas ini. Kelompok Ahmadiyah juga harus ditangkap agar bisa diperiksa secara intensif mengapa dalam aksi di Monas awal Juni lalu tersebut melakukan provokasi dengan mendekati kelompok umat Islam di mana FPI ada di sana, padahal itu bukan jalur aksi unjuk rasa AKKBB.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Menanggapi pernyataan Kadiv Humas Mabes Pori Irjen Abubakar Nataprawira bahwa senjata yang diacungkan Iskandar hanya senjata mainan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Kuasa Hukum FPI Ari Yusuf Amir menegaskan, bahwa senjata yang dibawa dan dikeluarkan oleh Bripka Iskandar pada saat insiden Monas 1 Juni lalu adalah asli. "Itu tidak benar, kita punya saksi mata kalau senjata itu asli dan ada bunyi letusan, " ujar Yusuf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dia juga menyangkal, bahwa Bripka Iskandar melindungi anaknya yang berada di dekatnya. Menurutnya anak kecil yang terlihat dalam gambar berdiri di samping Bripka Iskandar adalah putra dari salah seorang Laskar Pembela Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Yusuf menyangsikan, tindakan kepolisian yang lamban dalam menangkap Bripka Iskandar yang merupakan anggota kepolisian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; "Ini semacam ada yang disembunyikan. Dia kan anggota polisi di Jabotabek, tapi malah baru terungkap sekarang, " pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;(arrahmah.com)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-933654440840662325?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/933654440840662325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=933654440840662325&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/933654440840662325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/933654440840662325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/06/pria-berpistol-ini-biasa-sholat-di.html' title='Pria Berpistol Ini Biasa Sholat di Masjid Ahmadiyah'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-2320526798033498490</id><published>2008-06-26T04:47:00.000-07:00</published><updated>2008-06-26T04:49:48.495-07:00</updated><title type='text'>FBR: 100 Juta Bagi Penangkap Pria Berpistol di Monas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jakarta &lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; - Kesal dengan kinerja aparat kepolisian yang dianggap berat sebelah dalam mengusut kasus rusuh Monas, 1 Juni lalu, Forum Betawi Rempug (FBR) menggelar sayembara berhadiah uang seratus juta rupiah. Ketua Umum FBR, KH. Fadhloli el-Muhir saat mengadakan konferensi pers di Restoran Pulau Dua, Jakarta (23/6) menyatakan hal itu.   &lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.arrahmah.com/images/stories/todongansenjata300.jpg" style="margin-right: 5px; margin-top: 10px;" align="right" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; “Saya ingin pria itu ditangkap secepatnya, agar keadilan bisa benar-benar tegak dan kasus rusuh Monas jadi jelas. Foto wajahnya sudah tersebar di mana-mana, tapi sampai sekarang polisi masih saja bilang belum mampu menangkap orang ini. Sebab itu, kita mengadakan sayembara, siapa saja yang bisa menangkap orang ini maka ada hadiah seratus juta rupiah. Dan kalau ada anggota polisi yang menangkapnya, maka hadiahnya kami naikan jadi 150 juta rupiah!” tegas El-Muhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut El-Muhir, sayembara ini dimulai hari ini dan diberi batas waktu hingga dua pekan ke depan. “Jika sampai dua pekan tidak ketemu juga, hadiahnya saya naikkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ditanya wartawan uang hadiah sayembara ini diperoleh dari mana, KH. Fadhloli menjawab bahwa dananya murni berasal dari FBR. “Ya, dari FBR. Kami ini banyak punya anggota yang punya tanah lebar-lebar di Jakarta. Banyak yang kena gusur. Ada yang nyumbang, ” tegas El-Muhir disambut tawa peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FBR, lanjut El-Muhir, mulai hari ini akan menyebarkan foto-foto ini dengan menempelkannya di tempat-tempat umum dan tempat-tempat keramaian, antara lain di halte DPR dan juga tiang-tiang listrik. “Hal ini kami lakukan agar masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus rusuh Monas. Laki-laki berpistol itu jelas bukan anggota FPI. Walau laki-laki itu berkostum massa AKKBB, tapi AKKBB juga membantah lelaki itu anggotanya. Kepolisian juga sama, tidak tahu siapa lelaki itu. Nah, sebab itu FBR mengadakan sayembara ini agar lelaki itu cepat tertangkap, ” papar El-Muhir.( arrahmah.com )&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-2320526798033498490?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/2320526798033498490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=2320526798033498490&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/2320526798033498490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/2320526798033498490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/06/fbr-100-juta-bagi-penangkap-pria.html' title='FBR: 100 Juta Bagi Penangkap Pria Berpistol di Monas'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-3098187404997988368</id><published>2008-06-07T07:07:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T07:08:57.469-07:00</updated><title type='text'>Sikap Adil kepada FPI</title><content type='html'>&lt;strong&gt;FPI Update (armnews)&lt;/strong&gt; - Ahad 1 Juni 2008, terjadi insiden kekerasan oleh sebagian aktivis Front Pembela Islam (FPI) terhadap sekelompok massa yang menamakan diri sebagai Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). TV-TV menayangkan tindakan kekerasan para aktivis FPI terhadap massa AKKBB yang sedang menggelar aksi   &lt;img src="http://www.arrahmah.com/images/stories/habibrizieg1.jpg" style="margin-right: 5px; margin-top: 10px; width: 182px; height: 140px;" align="right" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendukung Ahmadiyyah. Di sana ada aksi pukulan, tendangan, cacian, pengrusakan fasilitas sound system, kaca mobil, dll. Pendek kata, kita semua sangat prihatin melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu waktu lagi, SBY langsung merespon. Melalui jubir kepresidenan, Andi Malarangeng, SBY mengecam aksi anarkhis aktifis FPI di Monas. Tanggal 2 Juni SBY berbicara langsung, disiarkan TV-TV, bahwa dia menuntut ada pengusutan tuntas, dan para pelaku kekerasan ditindak secara hukum. SBY juga menekankan, "Negara kita negara hukum." Gayung bersambut, JK berjanji akan menindak tegas pelaku kekerasan di Monas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUI menyayangkan terjadinya kasus kekerasan di Monas itu (Republika, 2 Juni 2008). Sementara Din Syamsuddin, Ketua Umum Muhammadiyyah, setelah pertemuan dengan SBY, dia mengecam FPI. Meskipun Din tidak menuntut FPI dibubarkan, dia mendukung langkah tersebut, jika Pemerintah ingin membubarkan FPI (&lt;a href="http://www.jawapos.co.id/"&gt;http://www.jawapos.co.id&lt;/a&gt;, 2 Juni 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arbi Sanit, pakar politik UI dan anggota PBHI, menuntut FPI dibubarkan karena mengancam kehidupan bersama (Republika, 3 Juni 2008). Sekjen GP Anshor, Malik Haramain, mengancam akan membubarkan FPI, Kalau pemerintah tidak tegas.Di Cirebon markas FPI didatangi sekelompok pemuda dan sempat terjadi keributan kecil, hingga plang FPI dirobohkan oleh pemuda-pemuda tersebut (berita siang GlobalTV, 2 Juni 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya kali ini FPI diancam akan dibubarkan.Sebelumnya juga bergaung desakan agar ormas Islam yang terkenal dengan aksi-aksi nahyi munkar ini dibubarkan saja. Pertanyaannya, layakkah kita menghukum FPI sedemikian keras (misalnya harus sampai dibubarkan) pasca kasus kekerasan di Monas itu? Masyarakat harus berani melihat masalahnya secara jernih, tidak ikut-ikutan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat ada beberapa poin penting yang dilupakan dalam kasus di atas, padahal semua itu seharusnya dilihat secara cermat, sehingga kita bisa mengetahui apakah FPI telah berbuat zhalim atau tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, menurut Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Heru Winarko, beliau menyesalkan massa AKKBB. Pasalnya, mereka mulanya hanya berencana berdemonstrasi di Bundaran HI, tetapi ternyata AKKBB beraksi sampai ke Monas. "Ternyata, mereka menuju Monas juga, " kata Kombes Heru Winarko (Republika, 2 Juni 2008. Artikel berjudul, "Bentrokan Akibat Pemerintah Lamban, " hal. 1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keterangan di atas, jelas AKKBB telah melanggar hukum. Mereka melampaui batas izin aksi yang diajukan ke pihak kepolisian. Jika mereka beraksi sesuai izin semula, bisa jadi kasus tersebut tidak perlu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, dalam tayangan dokumentasi kasus Monas Di GlobalTV siang hari, di sana diperlihatkan petikan kejadian-kejadian di Monas tersebut. Pada mulanya, para pemuda FPI hanya kumpul-kumpul di salah satu lokasi Monas sambil mendengarkan orasi pimpinan aksi yang membawa TOA. Mereka kadang bertakbir dan juga membaca kalimat "Laa ilaha illa Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, mereka tidak memiliki agenda untuk menyerang siapapun. Aksi mereka pada awalnya tertib, tidak anarkhis, dan damai. Mulai timbul masalah ketika AKKBB melakukan aksi dan orasi dengan sound system kuat, tidak jauh dari lokasi para aktivis FPI. Satu sisi, AKKBB mendukung Ahmadiyyah, di sisi lain mereka melakukan aksi di dekat para pemuda FPI. Anda bisa bayangkan, meneriakkan dukungan keras-keras untuk Ahmadiyyah di dekat telinga aktivis FPI. Itu bisa dianggap oleh mereka sebagai nantangin perang. Saya melihat, para pemuda FPI lebih tepat disebut terprovokasi oleh aksi massa AKKBB. Mereka tidak ada niatan sejak awal untuk berbuat kekerasan. Semula mereka beraksi dengan tertib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua MK, Jimly Asshidiqqie, berkomentar, "AKKBB harus mawas diri, menghentikan provokasi, dan kemudian jajaran NU, Muhammadiyyah, sampai ke daerah (juga harus mawas diri -pen). Begitu juga dengan FPI, tidak usah terprovokasi, ini bahaya benar." (Republika, 3 Juni 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kalau melihat kejadian kekerasan itu, di sana terlihat dengan jelas, bahwa komando aksi FPI di Monas berusaha keras menertibkan para aktivisnya. Mereka berusaha mencegah pemukulan, tendangan, menenangkan aktivis-aktivisnya. Terlihat berkali-kali sebagian pemuda aktivis FPI mencegah tindak kekerasan itu, meskipun mereka tidak mampu mencegah secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di sana terjadi kasus-kasus pemukulan, tendangan, cacian, atau perusakan fasilitas, apakah lalu mata kita buta untuk melihat bahwa di sana juga ada upaya-upaya mendamaikan hati para pemuda yang sudah terbakar emosinya itu? Jika tidak ada upaya mendamaikan, saya yakin akan jatuh korban sangat banyak. Minimnya korban dalam kasus tersebut, menunjukkan di sana ada kontrol, meskipun tidak mampu mencegah aksi-aksi individu yang terlanjur terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kita menyesalkan kasus kekerasan tersebut, kita harus jujur mengakui, bahwa para pemuda-pemuda FPI juga berusaha mencegah kekerasan itu sekuat tenaga. Semua ini harus dihargai. Pihak kepolisian sering berdalih, "Petugas polisi kan manusia juga." Polisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisa khilaf, melakukan kekerasan di luar kontrol komando. Begitu pula dengan kasus para pemuda FPI itu. Secara komando tidak ada instruksi kekerasan, tetapi di lapangan terjadi, karena terbakar emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, jika sebagian pelaku kekerasan di Monas ditindak secara hukum, tidak berarti lembaga FPI-nya harus dibubarkan. Itu berbeda konteksnya. Tindakan kekerasan di Monas dilakukan oleh –sebut saja- oknum aktivis FPI. Pelanggaran oleh oknum, tidak bisa di-gebyah uyah untuk menghancurkan sistem sebuah organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh, kasus kekerasan oleh oknum polisi di Universitas Nasional (Unas) Jakarta. Ia dianggap kasus kekerasan oleh oknum polisi, sehingga tidak perlu ada tuntutan untuk membubarkan lembaga Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula, kalau ada kasus kekerasan oleh sebagian warga Muhammadiyyah -misalnya-hal itu tidak perlu dikembangkan menjadi "bola liar" untuk membubarkan istitusi Muhammadiyyah. Kasus kekerasan oleh oknum tetap dialamatkan kepada oknum, bukan kepada institusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk, ketika Munarman dijadikan salah satu dari lima tersangka kasus di atas. Dia tetap disebut sebagai oknum, bukan sebagai lembaga FPI secara umum. Kasus kekerasan di Monas adalah individual case, bukan organization case. Kalau setiap kasus individu bisa menjadi dalih untuk membubarkan sebuah organisasi, maka sikap ingkar janji SBY yang katanya tidak akan menaikkan harga BBM sampai tahun 2009, bisa dijadikan dalih untuk membubarkan kabinetnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, ketika SBY dengan lantang mengecam anarkhisme di Monas atas nama "negara hukum", dia telah menggunakan dalil yang benar. Tetapi seharusnya dia bersikap adil, tidak berat sebelah.Bukankah penanganan kasus Ahmadiyyah selama ini sudah mengikuti prosedur hukum? Di sana ada Fatwa MUI, Fatwa Rabithah Alam Islamy, rekomendasi Depertemen Agama RI, rekomendasi Bakorpakem, bahkan rekomendasi kepala-kepala daerah tertentu. Apa semua itu tidak memenuhi syarat "negara hukum"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa SKB soal Ahmadiyyah sedemikian lambatnya? Bukankah hukum berlaku bagi FPI, juga bagi Ahmadiyyah? Ketika seluruh rekomendasi tentang kesesatan Ahmadiyyah itu dikalahkan oleh pandangan seorang Adnan Buyung Nasution, selaku anggota Wantimpres, apakah hal itu juga memenuhi keadilan hukum? Apakah dalam fungsi hukum nasional, posisi Wantimpres bisa mengintervensi kebijakan legal negara? Mengapa SBY tidak mengecam AKKBB yang melakukan aksi terbuka, padahal kelompok Ahmadiyyah sudah disepakati sesat oleh Ummat Islam Indonesia dan oleh institusi birokrasi di bawah Kabinet SBY?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kesan yang muncul, istilah "negara hukum" itu hanya dipakai untuk mendesak kelompok tertentu. Adapun untuk kelompok lain, konsep ketegasan hukum bisa ditafsirkan macam-macam. Seorang Adnan Buyung Nasution, dia bisa disebut pakar hukum ketika melecehkan ormas-ormas Islam dalam kasus Ahmadiyyah. Tetapi dia akan disebut sebagai "profesional hukum" ketika membela obligor BLBI, Syamsul Nursalim. Hukum akhirnya hanya sekedar "kuda tunggangan" belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, kita merasa kecewa, kesal, marah, benci, mual, emosi, mengutuk, dst. ketika melihat aktivis-aktivis FPI memukuli peserta aksi AKKBB. "Nurani kita tersentuh oleh duka lara bak teriris sembilu, " begitulah kata puitisnya. Pokoknya, top tenan dalam soal empati kekerasan ini. Tetapi pernahkan kita merasa empati dengan Ummat Islam ketika Ahmadiyyah terus-menerus menodai ajaran Islam? Pernahkah kita terketuk hati ketika ada yang mengaku Nabi setelah Rasulullah Saw., dia mendakwakan diri sebagai Al-Masih, sebagai Al-Mahdi, dan mengajarkan kitab At Tadzkirah sebagai kitab sucinya? Pernahkah kita marah ketika ajaran-ajaran Islam dilecehkan oleh orang-orang itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau massa AKKBB itu merasa sakit, kecewa, marah, atau sedih, apalah artinya penderitaan mereka dibandingkan penderitaan yang menimpa Rasulullah Saw. dan para Shahabat ketika mendakwahkan Islam? Dan sekarang, ajaran Nabi yang murni dan suci itu, demikian mudahnya dilecehkan oleh kaum Ahmadiy (pengikut Ahmadiyyah). Sebagai seorang Muslim, apakah kita tidak berempati kepada penderitaan Rasulullah dan Shahabat ketika mereka berjuang dan berkorban, sehingga atas hidayah Allah saat ini kita menjadi Muslim?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemurnian ajaran Islam itulah yang sekarang dilecehkan oleh kaum Ahmadiyyah, pengikut Mirza Ghulam Ahmad laknatullah 'alaih. Bukan berarti sikap keras atau anarkhis kepada mereka bisa dibenarkan, sebab bagaimanapun tindakan negara lebih baik, daripada tindakan rakyatnya sendiri. Tetapi janganlah karena empati kebablasan kepada kaum Ahmadiy membuat kita lupa penderitaan Rasulullah dan Shahabat ketika mulai mendakwahkan Islam di masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, tindak kekerasan tetap salah, siapapun pelakunya. Tetapi dalam menyikapi tindak tersebut kita harus melihat secara jernih dan adil. Jangan karena sentimen, atau sudah "kadung kesal" dengan FPI, lalu kita berbuat zhalim. Bukankah Allah Ta'ala tetap memerintahkan agar Kita selalu berbuat adil. "Janganlah kebencian kalian kepada suatu kaum, membuat kalian berbuat tidak adil. Bersikap adil-lah, sebab adil itu lebih dekat kepada taqwa." (Al-Maa'idah: 8). Wallahu a'lam bisshawaab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-3098187404997988368?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/3098187404997988368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=3098187404997988368&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/3098187404997988368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/3098187404997988368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/06/sikap-adil-kepada-fpi.html' title='Sikap Adil kepada FPI'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-1813875990096803555</id><published>2008-06-07T07:01:00.001-07:00</published><updated>2008-06-07T07:04:09.313-07:00</updated><title type='text'>Bela FPI Lawan Kemungkaran!</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;strong&gt;FPI Update (armnews)&lt;/strong&gt; - Saat ini, sebagian kaum muslimin mungkin mengalami kebingungan terkait peristiwa Provokasi 1 Juni 2008 di Monas. Apakah mereka harus membela Front Pembela Islam (FPI), atau membela Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB)? &lt;/p&gt;   &lt;img src="http://www.arrahmah.com/images/stories/fotobbmjkt05.jpg" style="margin-right: 5px; margin-top: 10px; width: 215px; height: 146px;" align="right" /&gt;  &lt;p&gt; Selintas, jika hanya melihat tayangan-tayangan media elektronik maupun cetak, maka opini kaum muslimin tergiring untuk ikut mencerca dan meminta pembubaran FPI dan simpati kepada AKK-BB. Padahal, kalau mau berfikir sejenak, merenung, menimbang dan membandingkan, lalu kembali ke standar nilai hakiki, yakni Al-Qur’an dan As Sunnah, maka persoalannya akan menjadi berbeda. Bagaimanakah sikap kaum muslimin seharusnya? &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;strong&gt;Siapa FPI Siapa AKK-BB? &lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Tak kenal maka tak sayang. Ungkapan ini tetap relevan sebelum kita membahas lebih jauh peristiwa provokasi 1 Juni 2008. Siapakah sebenarnya FPI, dan juga AKK-BB? Apa visi dan misi mereka? &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dalam situs FPI: &lt;a href="http://fpipetamburan.blogspot.com/"&gt;http://fpipetamburan.blogspot.com&lt;/a&gt; dijelaskan tentang visi misi FPI, yakni:  &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;em&gt;“Posisi FPI menjadi semacam Pressure Group di Indonesia, untuk mendorong berbagai unsur pengelola negara agar berperan aktif dalam memperbaiki dan mencegah kerusakan moral dan akidah umat Islam, serta berinisiatif membangun suatu tatanan sosial, politik &amp;amp; hukum yang sejalan dengan nilai-nilai syariat Islam.” (Habib Rizieq, Ketua Umum FRONT PEMBELA ISLAM, 2007). &lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sebuah tujuan yang mulia dan sesuai dengan tuntunan syari’at agar adanya kelompok yang selalu menyeru kepada kebaikan (Islam) dan beramar ma’ruf nahi munkar. Allah &lt;em&gt;swt&lt;/em&gt;. berfirman,  &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;em&gt;“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (Ali Imran: 104) &lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dalam kiprahnya, FPI konsisten untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar, meski kadang sebagian umat Islam kurang setuju dengan ‘cara’ amar ma’ruf nahi munkar FPI yang lebih banyak menggunakan ‘tangan’. Dalam Islam etika amar ma’ruh nahi munkar sendiri memang bertingkat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Abu Sa’id al Khudri r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah &lt;em&gt;Saw.&lt;/em&gt; bersabda:  &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;em&gt;“Siapa saja yang melihat kemungkaran dia harus mengubahnya dengan tangan, jika dia tidak bisa kemudian dengan lidahnya, dan jika dia tidak bisa maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya Imaan.” &lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Lalu, apakah AKK-BB adalah sebuah kemungkaran sehingga FPI bermaksud untuk mengubahnya?  &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dalam situs AKK-BB: &lt;a href="http://akkbb.wordpress.com/"&gt;http://akkbb.wordpress.com&lt;/a&gt; dijelaskan bahwa Aliansi ini dibentuk oleh beberapa lembaga yang concern terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan, untuk melakukan kampanye anti kekerasan atas nama agama, dan melakukan advokasi terhadap kelompok-kelompok yang ditindas atas nama perbedaan keyakinan dan agama. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dari penjelasan tersebut, maka siapapun bisa mencium kuatnya aroma pluralisme (menyamakan dan membenarkan semua agama) dan liberalisme (kebebasan berprilaku) pada AKK-BB ini. Bahkan, kalau ditelusuri lebih mendalam lagi, maka terlihat jelas bahwa keberadaan AKK-BB hanya untuk mendukung Ahmadiyyah, yang telah dinyatakan sesat dan menyesatkan oleh MUI. Dengan begitu, AKK-BB adalah kemungkaran atau menyuarakan dan memperjuangkan kemungkaran! &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Karena secara tegas Allah SWT melarang kaum muslimin untuk meyakini dan membenarkan keyakinan (agama, ideologi, faham) lain selain Islam; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;em&gt;“Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi.” (Ali Imran: 85) &lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bahkan apabila diperhatikan secara seksama perjalanan historis dan ideologi kelompok sesat dan menyesatkan Ahmadiyah dengan AKK-BB, kita akan menemukan benang merah antara keduanya, yakni permusuhan terhadap syariat Islam, pertemanan dengan kalangan Zionis, mengedepankan berbaik sangka terhadap non-Muslim dan mendahulukan kecurigaan terhadap kaum Muslimin. Ini juga jelas sebuah kemungkaran yang besar! &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Secara jelas hal di atas bertentangan dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an, sebagaimana firman-Nya :  &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;em&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al Ma-idah: 51) &lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kelompok-kelompok yang bergabung dalam AKK-BB bisa menunjukkan siapa sebenarnya AKK-BB dan apa visi misinya. Ada 67 kelompok yang bergabung dalam aliansi AKK-BB, yaitu : &lt;/p&gt; &lt;ol start="1"&gt;&lt;li&gt;Indonesian Conference on Religion and Peace &lt;/li&gt;&lt;li&gt;National Integration Movement &lt;/li&gt;&lt;li&gt;The Wahid Institute &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kontras &lt;/li&gt;&lt;li&gt;LBH Jakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jaringan Islam Kampus (JaRiK) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jaringan Islam Liberal &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lembaga Studi Agama dan Filsafat &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Generasi Muda Antar Iman &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Crisis Center Gereja Kristen Indonesia &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Institut DIAN/Interfidei &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masyarakat Dialog Antar Agama &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunitas Jatimulya &lt;/li&gt;&lt;li&gt;eLSAM &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lembaga Kajian Agama dan Jender &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pusaka Padang &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yayasan Tunas Muda Indonesia &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konferensi Waligereja Indonesia &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunitas Utan Kayu &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (GANDI) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Persekutuan Gereja-gereja Indonesia &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Forum Mahasiswa Ciputat &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jemaat Ahmadiyah Indonesia &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gerakan Ahmadiyah Indonesia &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tim Pembela Kebebasan Beragama &lt;/li&gt;&lt;li&gt;El_Ai_Em Ambon &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dinamika Edukasi Dasar (DED) Jogjakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Forum Persaudaraan Antar-Umat Beriman Jogjakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Surakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;SHEEP Indonesia Jogjakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya &lt;/li&gt;&lt;li&gt;LSM Adriani Poso &lt;/li&gt;&lt;li&gt;PRKP Poso &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunitas Gereja Damai &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunitas Gereja Sukapura &lt;/li&gt;&lt;li&gt;GAKTANA &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wahana Kebangsaan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yayasan Tifa &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunitas Penghayat &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Forum Mahasiswa Syariah se-Indonesia NTB, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Forum Komunikasi Lintas Iman Gorontalo &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Crisis Center SAG Manado &lt;/li&gt;&lt;li&gt;LK3 Banjarmasin &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulawesi Selatan Makassar &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jaringan Antar-iman se-Sulawesi, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG KALSEL) Banjarmasin &lt;/li&gt;&lt;li&gt;PERCIK Salatiga &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumatera Cultural Institut Medan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Muslim Institut Medan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;PUSHAM UII Jogjakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Swabine Yasmine Flores-Ende &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komunitas Peradaban Aceh &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yayasan Jurnal Perempuan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;AJI Damai Yogyakarta &lt;/li&gt;&lt;li&gt;LBH Padang &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lensa NTB &lt;/li&gt;&lt;li&gt;PP Fatayat NU &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kapal Perempuan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;AKUR Bandung &lt;/li&gt;&lt;li&gt;AKUR NTB &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt; Kaum muslimin bisa melihat bahwa dari ke 67 kelompok yang menjadi komponen AKK-BB tersebut terdapat nama Jema’at dan Gerakan Ahmadiyyah Indonesia di urutan ke 25 dan 26 yang jelas-jelas sesat dan menyesatkan. (Baca juga artikel Mengapa Ahmadiyyah Sesat dan Menyesatkan? di situs: &lt;a href="http://www.arrahmah.com/index.php/blog/detail/mengapa-ahmadiyyah-sesat-dan-menyesatkan/"&gt;www.arrahmah.com&lt;/a&gt; ). Herannya, tuntutan kaum muslimin agar Ahamdiyyah dibubarkan malah belum juga terealisir hingga saat ini.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kelompok-kelompok aliansi di AKK-BB lebih dikenal di kalangan masyarakat sebagai LSM yang biasanya menerima dana “asing” yang nota bene adalah musuh kaum muslimin. Di urutan ke 7 misalnya, terdapat nama Jaringan Islam Liberal atau JIL. Ulil Absar Abdallah, koordinator JIL yang saat ini mukim di Inggris secara terang-terangan mengatakan bahwa dia memang mendapatkan suntikan dana sebesar Rp. 1,4 miliar dari The Asia Foundation, kalangan Yahudi Amerika, dan CIA. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Lalu ada juga Goenawan Muhammad, jurnalis Tempo (yang hariannya memfitnah Ketua Laskar Umat Islam, Munarman), penggagas JIL dan juga aktivis Komunitas Utan Kayu (di urutan ke 21) telah lama diketahui sepak terjangnya sebagai seorang pluralis liberalis dan anti penegakan syariat Islam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Goenawan Muhammad yang ikut hadir dalam peristiwa Provokasi 1 Juni 2008 dan gencar mengadakan konferensi pers membela AKK-BB sering mendapatkan sponsor dari kalangan yahudi Israel. Tel Aviv University (TAU) memberikan penghargaan &lt;em&gt;“Dan David Prize” &lt;/em&gt;kepada Goenawan Mohammad (GM). Dia juga menerima hadiah uang senilai $ 250.000 AS (sekitar Rp. 2,3 milyar). Pemberian penghargaan dan hadiah uang itu didasarkan kepada aktivitas Goenawan Mohammad selama 30 tahun terakhir yang memperjuangkan kebebasan pers dan jurnalisme yang independen di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Penghargaan ini mengambil nama seorang pengusaha Yahudi yaitu &lt;strong&gt;Dan David&lt;/strong&gt;. Penyelenggaraannya dilakukan oleh TAU secara rutin tiap tahun di Tel Aviv. Selain popular di dunia pers, GM juga sukses menggerakkan proses sekularisasi di Indonesia. GM dianggap berperan besar ‘membesarkan’ Abdurrahman Wahid dan Nurcholis Madjid, sebagai lokomotif liberalisasi Islam di Indonesia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Selain itu, ada Musdah Mulia, seorang aktivis feminis liberal, yang jelas-jelas mewakili banyak komunitas aksi kesetaraan jender. Baru-baru ini, profesor UIN ini bahkan memperbolehkan perkawinan sejenis. Lagi-lagi pihak asing Barat adalah pemasok dana bagi lembaga-lembaga perusak aqidah umat Islam ini, termasuk kepada Musdah Mulia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; The Asia Foundation (TAF), sebuah LSM internasional dikenal sebagai pemasok dana bagi lembaga-lembaga dan pendukung-pendukung Islam liberal dan pelbagai macam LSM asing pernah memberikan dana kepada Tim Pengarusutamaan Gender (TPG) Pimpinan Musdah Mulia, yang secara terang-terangan mengucapkan terima kasih kepada TAF pada kata pengantar &lt;em&gt;Counter Legal Draft Kompilasi Hukum Islam &lt;/em&gt;(CLD KHI). Salah seorang pejabat Departemen Agama yang tidak mau disebutkan namanya menyatakan, untuk menggolkan CLD KHI (undang-undang anti syariat Islam), TAF mengucurkan dana sebanyak enam miliar rupiah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sedikit kajian terhadap kelompok-kelompok dan para pemimpin aliansi AKK-BB di atas cukup untuk mengetahui hakikat dari keberadaan aliansi ini. Bukan sebuah kebetulan tentunya jika banyak tokoh-tokoh AKK-BB merupakan orang-orang yang merekalan dirinya menjadi pelayan kepentingan zionisme yahudi, termasuk Abdurrahman Wahid yang juga baru saja pulang dari Israel dan mendapatkan penghargaan dari para zionis (The Wahid Institute menempati posisi nomer 3 dalam aliansi AKK-BB, dan juga Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) di urutan pertama) &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Mereka ini memang bergerak dengan mengusung wacana demokrasi, HAM, anti kekerasan, pluralitas, keberagaman, dan sebagainya. Sesuatu yang absurd sesungguhnya karena donatur utama mereka, Amerika, terang-terangan menginjak-injak prinsip-prinsip ini di berbagai belahan dunia seperti di Palestina, Irak, Afghanistan, dan sebagainya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Tidak aneh juga kalau kemudian mereka mati-matian mendukung dan membela Ahmadiyyah yang sesat dan menyesatkan. Bahkan peristiwa Provokasi 1 Juni 2008 semakin diprovokasi oleh media-media cetak maupun elektronik yang mendukung pluralisme dan liberalisme dan anti penegakan syari’at di negeri ini. Maka bermunculan ancaman-ancaman dan tuntutan untuk membubarkan FPI. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Padahal jelas, dengan sedikit berfikir, mengkaji, dan merenung untuk segera kembali ke tuntunan Al-Qur’an dan As Sunnah, maka umat Islam akan tahu siapa yang sebenarnya harus dibela dan siapa yang harus dilawan. FPI, bagaimana pun adanya, jelas menyuarakan amar ma’ruf nahi munkar. Dengan demikian harus dibela! &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sementara itu, AKK-BB adalah kumpulan kelompok liberal sekuler, bahkan tidak sedikit yang menjadi ‘kaki-tangan’ yahudi zionis Israel, maka jelas itu adalah sebuah kemungkaran yang harus dilawan! &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Allah swt. berfirman:  &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;em&gt;“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).” (Ali Imran: 28) &lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Juga firman-Nya :  &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;em&gt;"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah rela (redha) kepada kamu hingga kamu mengikuti agama (millah) mereka." (Al Baqarah: 120) &lt;/em&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Wallahu’alam bis Showab! [fachry/arrahmah.com]  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-1813875990096803555?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/1813875990096803555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=1813875990096803555&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/1813875990096803555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/1813875990096803555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/06/bela-fpi-lawan-kemungkaran_07.html' title='Bela FPI Lawan Kemungkaran!'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-6818568404152489488</id><published>2008-05-28T06:09:00.000-07:00</published><updated>2008-05-28T06:18:22.388-07:00</updated><title type='text'>Mulai April 2008, Stasiun Teve Al-Manar Sudah Mengudara di Indonesia</title><content type='html'>&lt;table style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;" class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="contentheading" width="100%"&gt;         &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                       &lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;img src="http://baitulmaalhidayatullah.com/images/stories/Berita/almanar.jpg" style="float: left;" alt="Image" title="Image" border="0" height="198" hspace="6" width="262" /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ingin melihat fakta kebiadaban Zionis-Israel terhadap warga Palestina? Ingin melihat betapa menyedihkannya kondisi warga Palestina hidup di kamp-kamp pengungsian di negerinya sendiri? Ingin melihat bagaimana ‘badut-badut Arab pengikut Abu Jahal’ bersalaman mesra dengan Zionis-Israel sambil memaki kaum Mujahidin yang berjihad memerangi musuh Allah SWT? Sekarang, hal itu sudah bisa kita tonton di layar kaca televisi Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Stasiun televisi Al-Manar, sebuah stasiun teve milik Gerakan Syiah Hizbullah Lebanon yang telah mengudara di Beirut sejak tahun 1991, sejak awal April 2008 telah bisa dipirsa seluruh siarannya di Nusantara. Hizbullah dengan tegas menyatakan bahwa Stasiun TV Al-Manar merupakan stasiun teve perjuangan umat Islam untuk melawan hegemoni Zionis atas seluruh jaringan media massa dan kantor berita dunia. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Beda dengan Aljazeera dan Al-Arabiya yang masih dianggap kurang greget dalam al-memberitakan realita perjuangan umat Islam di Dunia Arab, maka Al-Manar dengan tegas dan tanpa tedeng aling-aling memaparkan apa adanya. Sebab itu, di beberapa negara Arab sendiri seperti Saudi Arabia dan Mesir, stasiun teve ini dilarang mengikut arahan dari Paman Sam yang memang menuding stasiun teve ini sebagai stasiun teve teroris. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, di Indonesia, Al-Manar bisa mengudara dengan menggandeng Satelit Palapa C2 yang sahamnya dimiliki Indosat. Tahu sendirilah siapa yang berada di belakang Indosat. Awal Januari lalu, Al-Manar juga sempat mengudara di Thailand, namun kemudian diputus kontraknya sepihak karena Thailand baru tahu jika Al-Manar merupakan stasiun teve perjuangan Gerakan Syiah Hizbulah Lebanon. Mudah-mudahan hal yang sama tidak terjadi di Indonesia. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika Anda ingin melihat kondisi nyata saudara-saudara seiman kita di berbagai negara Arab yang sampai sekarang masih saja ditindas oleh Zionis-Israel, atau ditindas oleh saudara-saudaranya sendiri yang lebih memilih bersekutu dengan Zionis ketimbang dengan Allah SWT, maka sediakan saja dekoder atau parabola untuk bisa menangkap siaran teve perjuangan Hizbullah ini. Namun jika Anda ingin melihat gegap-gempita Pilkadal, maka jangan harap bisa melihatnya lewat stasun teve ini.(rz) (&lt;a href="http://www.eramuslim.com/"&gt;www.eramuslim.com&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-6818568404152489488?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/6818568404152489488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=6818568404152489488&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/6818568404152489488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/6818568404152489488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/05/mulai-april-2008-stasiun-teve-al-manar.html' title='Mulai April 2008, Stasiun Teve Al-Manar Sudah Mengudara di Indonesia'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-5663774568030478427</id><published>2008-05-19T00:44:00.000-07:00</published><updated>2008-05-19T00:49:26.951-07:00</updated><title type='text'>Perjuangkan Jilbab, Partai Berkuasa di Turki Kemungkinan Dibubarkan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Kelompok sekularis di Turki kemungkinan akan memenangkan tuntutannya agar Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang kini menjadi partai berkuasa di pemerintahan Turki, dibubarkan dan pemimpinnya, yang sekarang menjadi Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, dilarang berpolitik.&lt;br /&gt;Seorang menteri di pemerintahan Turki yang tidak mau disebut namanya, pada Kantor Berita Reuters mengungkapkan, Mahkamah Konstitusi besar kemungkinan akan mengabulkan tuntutan kelompok sekularis. " Partai AK akan ditutup. Erdogan akan dilarang berpolitik, begitu juga sejumlah anggota Partai AK lainnya. Masalah ini sudah menjadi bahan perbincangan di kalangan menteri kabinet, " kata sumber tadi.&lt;br /&gt;Pada bulan Maret kemarin, Mahkamah Konstitusi Turki setuju untuk menerima gugatan yang diajukan seorang jaksa terkenal terhadap Partai AK, dengan tuduhan Partai AK telah mengganggu prinsip sekularisme yang dianut negara Turki. Pihak penggugat merujuk amandemen konstitusi yang dilakukan baru-baru ini di Turki atas usulan Partai AK agar pembatasan jilbab di kampus-kampus dicabut.&lt;br /&gt;Dalam gugatan itu, mereka juga meminta agar PM Erdogan, Presiden Abdullah Gul dan 70 pejabat senior Partai AK dilarang berpolitik. Mahkamah Konstitusi diperkirakan akan mengambil keputusan atas kasus ini pada awal Juli mendatang.&lt;br /&gt;Kemungkinan Mahkamah Konstitusi Turki akan mendukung kelompok sekularis, diakui oleh seorang anggota senior Partai AK. Ia mengatakan, Gul pimpinan Partai AK yang dipilih sebagai presiden oleh parlemen Turki tahun 2007 kemarin kemungkinan akan dilarang terlibat dalam kegiatan politik selama lima tahun dan larangan itu berlaku setelah masa jabatan presidennya habis.&lt;br /&gt;"Mendung sedang menaungi Partai. Saya sangat khawatir dengan masa depan Turki, tapi nasib kami ada ditangan 11 hakim itu dan kami hanya bisa memprediksikan keputusan apa yang akan mereka ambil, " kata sumber Partai AK.&lt;br /&gt;Jika Erdogan dan anggota AK di parlemen dilarang berpolitik, akan digelar pemilihan baru di Turki.&lt;br /&gt;Meski terancam dibubarkan, para pimpinan Partai AK yang dikenal Islami sedang mempertimbangkan berbagai opsi. Salah satunya membentuk partai baru. Karena jika Erdogan dan anggota AK di parlemen dilarang berpolitik, akan digelar pemilihan baru di Turki, dan pada kesempatan itu, anggota partai termasuk Erdogan akan menjadi kandidat dari kelompok independen. Saat itulah mereka akan mengumumkan nama partai baru.&lt;br /&gt;Para pakar hukum di Turki mengatakan, dalam kondisi itu, Erdogan bisa menjadi perdana menteri di bawah naungan partai yang baru.&lt;br /&gt;Sebelum ini, Mahkamah Konstitusi sudah mengeluarkan larangan terhadap sekitar 20 partai politik di Turki yang dituding anti-sekularisme, termasuk Partai Kesejahteraan, partai mantan perdana menteri Turki Necmettin Erbakan. Kelompok-kelompok sekularis di Turki masih kuat bercokol di kalangan penegak hukum, militer dan para pimpinan universitas. Mereka menentang segala hal yang bernuansa Islami diterapkan di negara yang pernah menjadi pusat kekhalifahan Islam itu. (ln/iol)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-5663774568030478427?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/5663774568030478427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=5663774568030478427&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5663774568030478427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5663774568030478427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/05/perjuangkan-jilbab-partai-berkuasa-di.html' title='Perjuangkan Jilbab, Partai Berkuasa di Turki Kemungkinan Dibubarkan'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-7716003040411296622</id><published>2008-05-13T06:52:00.000-07:00</published><updated>2008-05-13T06:56:15.803-07:00</updated><title type='text'>Kasus Penghinaan Islam Terus Terjadi, Sampai Kapan?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;em&gt;Penghinaan terhadap Islam oleh orang-orang kafir terus terjadi. Kapan ini berakhir? &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.suara-islam.com/images/stories/SIOnline/pebruari/salman-rushdi2.jpg" alt="Sample Image" title="Salman Rushdi" align="left" height="150" hspace="10" vspace="5" width="120" /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Penghinaan terhadap Nabi Muhammad dan Islam oleh media Denmark, bukanlah yang pertama kali terjadi dalam Dua puluh tahun ini. Beberapa kali penghinaan yang sama dilakukan oleh orang-orang yang membenci Islam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Pada t&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-weight: normal;"&gt;ahun 1989&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, penghinaan dilakukan oleh novelis &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Salman Rushdi. Dalam bukunya berjudul, &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;The Satanic Verses, &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-style: normal;"&gt;Salman &lt;span&gt; &lt;/span&gt;memuat tulisan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; yang menggambarkan al-Quran sebagai ayat-ayat setan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Karena penghinaan ituah Imam Khomeini memfatwakan hukuman mati terhadapnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Namun, hingga kini dia tetap mendapat perlindungan dari Inggris.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; font-weight: normal;"&gt;Penghinaan Islam terjadi lagi pada September 1994&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;, yakni dengan munculnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; film &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;True Lies&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; garapan sutradara Yahudi Steven Spielberg yang menggambarkan Islam pimpinan Abdul Aziz sebagai teroris yang memimpin organisasi terror &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Crimson Jihad&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt; &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; font-weight: normal;"&gt;Kemudian pada Juli 1997&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;, seorang wanita Yahudi Israel, Tatyana Suskin (26) membuat dan menyebarkan 20 poster yang menghina Islam dan Nabi Muhammad. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Di antaranya ada poster seekor babi yang mengenakan kafiyeh ala Palestina. Di kafiyeh itu tertulis dalam bahasa Inggris dan Arab kata: Muhammad. Dengan pensil di kukunya, babi itu tampak tengah menulis di atas sebuah buku bernama “al-Quran”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; font-weight: normal;"&gt;Tahun 2002&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;, penghinaan kepada Nabi Muhammad dan Islam kembali terjadi seiring dengan munculnya sebuah tulisan jurnalis Nigeria, Isioma Daniel tentang Rasul dan Miss World.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; font-weight: normal;"&gt;Lalu pada tahun 2004&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;, produser film asal Belanda, Theo van Gogh membuat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;film &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;yang menghina Islam dan Muhammad.&lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.suara-islam.com/images/stories/SIOnline/pebruari/demo%20rushdie.jpg" alt="Sample Image" align="right" height="200" hspace="10" vspace="5" width="284" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; font-weight: normal;"&gt;Selanjutnya satu tahun setelah itu, yakni pada 2005&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;, Museum Tate di London urung memamerkan patung karya John Latham, karena dikhawatirkan melukai perasaan kaum Muslim pasca ledakan bom yang mengguncang London, Juli 2005.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Penghinaan terhadap Islam juga dilakukan oleh ”orang Islam” sendiri yang telah tercemari oleh cara berfikir sekuler. Adalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ayaan_Hirsi_Ali" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;Ayan Hirsi Ali&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;, Muslimah kelahiran Somalia yang pernah menjadi anggota parlemen Belanda, telah membuat sebuah film dokumenter berjudul &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-weight: normal;"&gt;Submission&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;”. Di situ digambarkan Islam yang menindas perempuan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ditampilkan adegan aktris perempuan, dengan tubuh telanjang dan hanya ditutupi dengan kain tipis sedang berdoa pada Tuhan karena kekerasan yang dialaminya. Dalam adegan lain bahkan diperlihatkan sejumlah perempuan tanpa busana dan di tubuhnya dituliskan ayat-ayat Al-Quran. Film ini jugalah yang memicu kemarahan hampir satu juta warga Muslim Belanda, dan mengakibatkan pembunuhan terhadap Theo Van Gogh, sutradara film tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Demikianlah beberapa penghinaan yang ditimpakan pada Nabi Muhammad SAW, Alquran dan &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Islam. Sangat di sayangkan penghinaan itu terus saja terjadi dan umat Islam hanya bisa menyampaikan sikap protes yang tidak membuat jera orang-orang kafir yang membenci Islam itu untuk melakukannya lagi. &lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Adapun para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; pemimpin pemerintahan dunia Islam yang mestinya menjaga kemuliaan Islam tampaknya belum punya kewibawaan di mata orang-orang kafir itu sehingga penghinaan itu terus saja &lt;span&gt; &lt;/span&gt;ada dan muncul dengan alasan kebebasan berekspresi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Saat ini umat Islam benar-benar merindukan para pemimpin seperti Khalifah Abdul Hamid II&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;yang bersikap tegas terhadap Perancis dan Inggris yang hendak mementaskan drama karya Voltaire, yang menghina Nabi Muhammad SAW. Ketegassang Khalifah saat itu adalah mengobarkan jihad melawan Inggris, yang akhirnya bisa menghentikan kejahatan Inggris untuk mementaskan drama tersebut. [pd/www.suara-islam.com]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-7716003040411296622?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/7716003040411296622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=7716003040411296622&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/7716003040411296622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/7716003040411296622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/05/kasus-penghinaan-islam-terus-terjadi.html' title='Kasus Penghinaan Islam Terus Terjadi, Sampai Kapan?'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-1146014443181125779</id><published>2008-05-13T06:40:00.000-07:00</published><updated>2008-05-13T06:46:00.901-07:00</updated><title type='text'>Pembantaian Di Gaza Terus Berlanjut, Kemana Penguasa Muslim?</title><content type='html'>&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Menghadapi Israel tidak bisa dilakukan di meja perundingan. Israel hanya mengenal bahasa senjata. Ini terbukti dengan tindakan Israel yang &lt;span&gt; &lt;/span&gt;ter&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;us melakukan pembantaian terhadap warga Palestina.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;&lt;img src="http://www.suara-islam.com/images/stories/SIOnline/maret/anak%20parah.jpg" alt="Sample Image" align="left" height="144" hspace="10" vspace="5" width="200" /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Perundingan di Anapolis, Amerika Serikat sama sekali tidak bisa menghentikan kekejaman Zionis Isral. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Tentara Zionis hingga kini terus melakukan pembataian terhadap warga palestina, di antaranya adalah anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;" class="storytext"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Sabtu lalu Tentara Zionis melakukan serangan secara membabi buta, hingga memakan korban terbesar, sejak Israel menarik diri di tahun 2005. &lt;span class="body"&gt;Tentara Israel yang didukung tank-tank dan pesawat tempur terlibat pertempuran sengit dengan militan Palestina dekat kota-kota Beit Hanoun dan Jabaliya di Gaza utara.Tujuan Israel ialah untuk menghentikan serangan roket ke Israel selatan.&lt;/span&gt; Pada serangan itu setidaknya 61 warga Palestina syahid.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Seperti diberiktan BBC, mengutip pernyataan petugas kesehatan setempat, bahwa sedikitnya 13 warga Palestina yang terbunuh adalah warga sipil termasuk 8 anak-anak.&lt;/span&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;" class="storytext"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Sementara itu lebih dari 150 warga Palestina dan tujuh warga Israel &lt;span&gt; &lt;/span&gt;terluka dalam serangan udara Israel, dan serangan darat, dan oleh serangan roket baru ke Israel.&lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.suara-islam.com/images/stories/SIOnline/maret/_44462850_e72ec96a-6df9-4b66-b0a5-5b3fd7abb8b8.jpg" alt="Sample Image" align="right" height="200" hspace="10" vspace="5" width="267" /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Serangan Agresor Israel tersebut terus berlanjut hingga Ahad. Di Ahad pagi itu pesawat-pesawat Israel juga menyerang kantor pemimpin Hamas Ismail Haniya di Gaza City. Kantor tersebut hancur dan lima orang di dalamnya terbunuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Tembakan sporadis juga tak henti terdengar di sekitar Gaza, saat pemakaman dilangsungkan di berbagai tempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Akibatnya jumlah warga Palestina yang meninggal bertambah. Situs &lt;em&gt;Islamonline.net &lt;/em&gt; memberitakan, serangan Tentara Israel hingga Ahad itu telah mengakibatkan 115 warga Palestina terbunuh. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas akhirnya memutusk&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;an hubungan dengan Israel sebagai protes atas serangan ke Gaza yang menewaskan lebih dari 100 orang itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Diputusnya hubungan dengan Israel itu terjadi di saat adanya unjuk rasa penuh kemarahan di Gaza, dan bentrokan dengan pasukan Israel di Tepi Barat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;      &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Sebelumnya Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menganggap serangan Israel itu lebih dari " &lt;em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;holocaust&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;".&lt;br /&gt;Sementara itu Perdana Menteri Israel Ehud Olmert tetap bertekad untuk meneruskan operasi terhadap para pejuang Palestina di Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;!-- end_story --&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; Olmert mengatakan dia tidak bermaksud menghentikan pertempuran "bahkan untuk satu menitpun". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Di pihak lain, &lt;span&gt; &lt;/span&gt;Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan kepada Israel untuk menghentikan kekerasan yang sudah berlangsung beberapa hari ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Perwakilan Palestina Riyad Mansour menuduh masyarakat i&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;nternasional bersikap diam dalam menanggapi apa yang terjadi di Gaza.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Memang sangat di sayangkan, pembantaian demi pembantai &lt;/span&gt;&lt;img src="http://www.suara-islam.com/images/stories/SIOnline/maret/jenazah.jpg" alt="Sample Image" align="left" height="200" hspace="10" vspace="5" width="280" /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;terus terjadi di tanah Palestina. Perundingan dengan mereka sama sekali tak berguna. Sementara itu masyarakat internasional diam dan membiarkan pembantaian itu terus terjadi. Yang lebih ironis lagi, dunia Islam dan negeri-negeri Arab juga tak bisa menghentikan ulah biadab tentara Zionis itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Padahal jelas Palestina adalah tanah kaum muslimin. Warga yang dibantai pun adalah muslim. Islam mengajarkan bahwa sesama Muslim itu bersaudara. Sesama Muslim ibarat satu tubuh, kalau ada anggota tubuh yang sakit maka yang lainnya sakit. Sangat disayangkan sakitnya Muslim Palestina saat ini tidak menyentuh para penguasa Muslim yang punya kekuatan senjata. Mereka diam. Jadi kemana para penguasa Muslim sekarang? [www.suara-islam.com]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-1146014443181125779?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/1146014443181125779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=1146014443181125779&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/1146014443181125779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/1146014443181125779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/05/pembantaian-di-gaza-terus-berlanjut.html' title='Pembantaian Di Gaza Terus Berlanjut, Kemana Penguasa Muslim?'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-8155875799620347587</id><published>2008-05-12T20:08:00.002-07:00</published><updated>2008-05-12T20:17:20.784-07:00</updated><title type='text'>Perjuangan Palestina Beda dengan Terorisme</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Kuala Lumpur, Kompas - Sidang Menteri Luar Negeri Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang membahas terorisme, Rabu (3/4), ditutup dengan diadopsinya Deklarasi Kuala Lumpur. Salah satu butir deklarasi adalah pengakuan bahwa terdapat perbedaan yang tegas antara perjuangan yang sah melawan agresi asing dan aksi terorisme. Deklarasi juga menolak upaya yang mencoba mengaitkan terorisme dengan perjuangan rakyat Palestina untuk menjadi negara independen dengan ibu kota Al-Quds Al-Sharif. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Situasi yang terus memanas di Timur Tengah terus mendominasi arah persidangan yang berlangsung sejak hari Senin lalu. Meski demikian, Menteri Luar Negeri Malaysia Hamid Albar membantah bahwa isu Palestina telah mengubah fokus sidang menteri luar negeri OKI ini. "Justru konferensi ini diadakan dalam saat yang penting ketika semua mata mengikuti perkembangan yang terjadi di Palestina," ujarnya, seperti dikutip wartawan &lt;i&gt;Kompas&lt;/i&gt; &lt;b&gt;Myrna Ratna M&lt;/b&gt; dari Kuala Lumpur, semalam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Diakuinya bahwa situasi terakhir di Palestina merupakan fokus perhatian peserta sidang. "Benak seluruh peserta sidang dari hari ke hari dipenuhi oleh masalah yang sedang dihadapi Palestina. Pembantaian terus berlangsung. Di satu sisi ada agresi militer, di sisi lain ada bom bunuh diri. Situasi seperti ini tidak kondusif bagi perdamaian dunia. Kita telah membahas secara luas masalah Palestina dan menuntut penarikan total pasukan Israel dari wilayah Palestina," kata Hamid Albar kepada pers.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Menurut Hamid, peserta sidang juga meminta agar AS tidak sekadar "menonton" dan membiarkan eskalasi yang terjadi di sana, tapi harus masuk ke dalam permasalahan dan mencari solusinya. "Dunia menunggu kepemimpinan AS untuk mengambil langkah-langkah secepatnya," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Ketika ditanya mengapa banyak anggota OKI yang menuduh Amerika Serikat menerapkan standar ganda sementara OKI sendiri tidak bisa merumuskan apa itu aksi terorisme, Hamid Albar menjawab bahwa sikap ini harus dilihat sebagai harapan dari banyak anggota OKI terhadap peran AS untuk menghentikan pembunuhan yang terus berlangsung di wilayah Timur Tengah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;"Dalam pidato para delegasi, ada imbauan yang jelas terhadap peran AS sebagai satu-satunya negara adidaya untuk menghentikan pembantaian. Saya rasa, pihak Palestina tidak akan suka melihat pembunuhan yang terus berlangsung terhadap warga Israel, tapi sebaliknya mereka juga tidak mau menjadi korban pembunuhan dan pengeboman terus-menerus, bahkan jiwa pemimpinnya saat ini sedang terancam. Ketika negara-negara Islam berkumpul, mungkin ada kekhawatiran bahwa kita akan menyalahkan pihak-pihak tertentu, tapi Anda lihat sendiri pertemuan di sini berlangsung dengan rasional dan penuh tanggung jawab," kata Hamid Albar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Definisi terorisme&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Seperti telah diperkirakan, sidang tidak mencapai konsensus tentang definisi terorisme seperti yang ditargetkan pada awal sidang. Menurut Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yusril Ihza Mahendra, apa yang sudah dicapai dalam sidang ini sudah cukup baik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;"Saya kira deklarasinya cukup baik. Kalau definisi, kan, sudah menyangkut masalah hukum. Itu memang diatur dalam undang-undang nasional. Tapi, sebagai suatu pemahaman politik terhadap terorisme saya kira semua bisa terima," kata Yusril seraya mengatakan bahwa usul Indonesia untuk memasukkan terorisme internasional diterima. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Yusril juga menilai, sidang ini telah berhasil menyuarakan bahwa Islam tidak bisa dikaitkan dengan terorisme karena terorisme bisa berlangsung di mana pun tanpa mengenal agama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;Salah satu hal penting yang disampaikan Indonesia dalam sidang ini adalah adanya perbedaan yang jelas antara masalah internasional dan domestik meskipun aksi dalam wilayah domestik tersebut dilakukan dengan cara teroris. * Sumber KOMPAS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-8155875799620347587?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/8155875799620347587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=8155875799620347587&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8155875799620347587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8155875799620347587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/05/perjuangan-palestina-beda-dengan.html' title='Perjuangan Palestina Beda dengan Terorisme'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-3165069566379994415</id><published>2008-04-10T06:42:00.000-07:00</published><updated>2008-04-10T06:45:06.092-07:00</updated><title type='text'>Kekerasan Irak 151.000 tewas</title><content type='html'>&lt;table style="color: rgb(0, 0, 0);" align="right" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="203"&gt;                   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                      &lt;td rowspan="2" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;img src="http://www.bbc.co.uk/f/t.gif" alt="" border="0" height="1" width="5" /&gt;&lt;/td&gt;                      &lt;td&gt;                         &lt;div&gt;&lt;img src="http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/44345000/jpg/_44345749_naedtoumacoffinap203b.jpg" alt="Korban kekerasan Irak" /&gt;&lt;/div&gt;                      &lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td class="caption"&gt;Kekerasan yang terus menerus menyebabkan kesulitan mengumpulkan data.&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                &lt;!-- st_story --&gt;                &lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Salah satu survey terbesar sejauh ini terhadap warga Irak yang tewas dalam kekerasan sejak invasi pimpinan Amerika tahun 2003                      menyebutkan angka 151.000 orang.&lt;/div&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Angka ini seperempat data yang dipaparkan dalam artikel Lancet yang dipertikaikan namun hampir tiga kali lebih besar dari                   angka kelompok Iraq Body Count.                &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Hasil survey itu didasarkan pada wawancara lebih dari 9000 keluarga di Irak yang dilaksanakan kementerian kesehatan untuk                   Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.                &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;                   &lt;!-- end_story --&gt;Survey menyebutkan, lebih dari setengahnya meninggal karena kekerasan di Baghdad.                &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Studi WHO ini mengkaji hanya periode Maret 2003 sampai Juni 2006.&lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Para peneliti yang mewawancara pemilik rumah di Irak baik di kota maupun desa serta meminta setiap kepala keluarga menjelaskan                   anggotanya yang meninggal.                &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Mereka mengatakan, kekerasan menjadi penyebab utama kematian orang dewasa Irak antara lain pria berusia 15 sampai 59 tahun.&lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Ditafsirkan hati-hati&lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Penulis survey itu mengatakan, mereka yakin akan tingkat akurasi jawaban karena memiliki tingkat repons yang tinggi dan karena                   jawaban dari pertanyaan survey itu konsisten dengan informasi yang mereka miliki.                &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Meskipun banyaknya keluarga yang diwawancara namu penulis laporan itu tidak mengatakan 151.000 sebagai angka yang pasti.&lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;                   &lt;table align="right" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="203"&gt;                      &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                         &lt;td rowspan="2" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;img src="http://www.bbc.co.uk/f/t.gif" alt="" border="0" height="1" width="5" /&gt;&lt;/td&gt;                         &lt;td&gt;                            &lt;div&gt;&lt;img src="http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/44345000/jpg/_44345753_mourningafp203b.jpg" alt="Korban kekerasan Irak" /&gt;&lt;/div&gt;                         &lt;/td&gt;                      &lt;/tr&gt;                      &lt;tr&gt;                         &lt;td class="caption"&gt;Situasi seperti ini sering terlihat setiap hari di Irak&lt;/td&gt;                      &lt;/tr&gt;                   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Sebaliknya mereka menawarkan angka antara 104.000 sampai 223.000.&lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;"Penilaian angka kematuan dalam situasi konflik sangat sulit dan survey keluarga di Irak ini harus ditafsirkan secara hati-hati," kata Mohamad Ali, seorang pakar statistik dari WHO, yang ikut menulis laporan itu. &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;"Namun karena tidak adanya daftar kematian yang lengkap dan laporan rumah sakit, survey kekuarga ini merupakan langkah terbaik                   yang dapat kami lakukan," tambahnya.                &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Amerika Serikat tidak memberikan perkiraan warga sipil yang tewas meskipun Presiden George Bush pernah menyebut angka 30.000.&lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Bulan Oktober 2006, Lancet menerbitkan studi oleh Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health yang menyebutkan angka 655.000                   tewas sejak invasi dimulai.                &lt;/p&gt;                &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="storytext"&gt;Mereka mewawancarai lebih dari 1.800 keluarga yang terdiri dari 12.800 orang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-3165069566379994415?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/3165069566379994415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=3165069566379994415&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/3165069566379994415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/3165069566379994415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/04/kekerasan-irak-151000-tewas.html' title='Kekerasan Irak 151.000 tewas'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-6795793022904278493</id><published>2008-04-10T06:36:00.000-07:00</published><updated>2008-04-10T06:40:11.294-07:00</updated><title type='text'>Gubernur Afghanistan Bertemu Bush, Protes Tindakan Pasukan AS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;img src="http://www.eramuslim.com/fckfiles/Image/pic5%28132%29.jpg" alt="" align="right" width="180" /&gt;Pertemuan antara gubernur dari delapan provinsi di Afghanistan dengan Presiden George W. Bush di Gedung Putih, sempat memanas ketika para gubernur itu memprotes tindakan sewenang-wenang pasukan AS terhadap warga sipil Aghanistan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam, Selasa (8/4), delapan gubernur Afghanistan itu menyampaikan pada Bush bahwa tindakan pasukan AS terhadap warga sipil menjadi problem terbesar di Afghanistan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Operasi-operasi khusus merupakan tantangan yang paling, paling besar dan berdampak negatif pada pandangan rakyat terhadap pasukan koalisi, " papar Arsala Jamal, gubernur provinsi Khost.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Tidak masalah lain yang lebih besar, selain masalah itu, " tukasnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bush berusaha meredam kekesalan para gubernur Afghan itu dengan mengatakan bahwa ia mendengarkan keluhan mereka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sementara itu, Asadullah Hamdam, gubernur provinsi Oruzgan mengeluhkan penangkapan-penangkapan yang dilakukan pasukan koalisi terhadap warga sipil Aghanistan. Ia mendesak Bush agar memerintahkan pasukannya menghentikan penangkapan-penangkapan sewenang-wenang itu. "Kami bahkan tidak tahu siapa saja warga kami yang ditangkap, " tandas Hamdam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jamal menambahkan, "Saya pikir masalah ini lebih besar daripada masalah bahwa kami memiliki 640 tahanan di Bagram. Semua gubernur menghadapi persoalan ini."&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jamal juga mengatakan rakyat Afghan saat ini dihantui mimpi buruk aksi-aksi penangkapan tanpa tuduhan yang jelas, yang dilakukan pasukan koalisi pimpinan AS. Belum lagi akses yang sangat terbatas untuk bisa masuk ke penjara Bagram di mana banyak warga Afghan yang ditahan dengan alasan-alasan yang kontroversial.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dalam pertemuan itu, delapan gubernur Aghanistan juga mengeluhkan lambannya kemajuan di Afghanistan. Mereka mengingatkan, situasi ini bisa dimanfaatkan oleh kelompok Taliban.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Menanggapi keluhan itu Bush cuma bisa menjawab, "Tugas di Afghanistan merupakan kerja yang berat, tapi saya katakan bahwa pekerjaan itu sangat penting." (ln/iol)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-6795793022904278493?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/6795793022904278493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=6795793022904278493&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/6795793022904278493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/6795793022904278493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/04/gubernur-afghanistan-bertemu-bush.html' title='Gubernur Afghanistan Bertemu Bush, Protes Tindakan Pasukan AS'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-5992867005547570751</id><published>2008-02-27T07:08:00.000-08:00</published><updated>2008-02-27T07:10:36.551-08:00</updated><title type='text'>Kemunafikan Amerika</title><content type='html'>Oleh: Paul Craig Roberts&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://swaramuslim.net/images/uploads/tokoh_dunia/Paul_Craig_Roberts2-s.jpg" alt="image" name="image" style="" align="left" border="0" height="120" hspace="5" width="100" /&gt; &lt;img src="http://swaramuslim.net/images/uploads/laknatullah/bush_gordon.jpg" alt="image" name="image" align="right" border="0" height="180" hspace="5" width="150" /&gt;Rasa malu telah musnah dari ‘peradaban’ Barat. Penggantinya adalah kemunafikan (hypocrisy). Pada 28 September, pidato Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, bisa didengar di National Public Radio (NPR). Isinya mengutuk penggunaan kekerasan terhadap para pengunjuk rasa pro-demokrasi yang dilakukan oleh Junta Myanmar. Brown mendeklarasikan penolakan masyarakat Inggris terhadap kekerasan yang dilakukan oleh pemerintahan Myanmar terhadap rakyatnya. Tetapi Brown diam seribu bahasa terhadap kekerasan pemerintah Inggris yang dilakukan terhadap masyarakat Irak dan Afganistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;George W. Bush juga melancarkan kecaman ketika dia mengatakan, “Dunia sedang mengawasi rakyat Myanmar yang sedang turun ke jalan untuk meminta kebebasan mereka, dan rakyat Amerika akan berdiri untuk memberikan solidaritas bagi orang-orang yang berani ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bush dan Brown tidak memiliki simpati yang sama bagi orang-orang Irak dan Afganistan. Baik Bush dan Brown tidak menunjukkan solidaritas terhadap orang-orang yang berjuang merebut kebebasan mereka dari penguasaan asing oleh militer Amerika dan Inggris. Padahal, Bush dan Brown, sebagai “panglima perang”, berada di garis depan pembunuhan itu yang menjadikan Junta Myanmar tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa balatentara Inggris dikirim untuk membunuhi rakyat Irak dan Afganistan? Peristiwa 11 September tidak ada kaitannya dengan apa pun yang dilakukan oleh Inggris. Tidak diragukan lagi bahwasanya Tony Blair yang korup telah dibayar untuk menjerumuskan rakyat Inggris ke dalam perang Timur Tengah Bush demi hegemoni Amerika/Israel, tetapi Brown tidak melakukan apa pun untuk menghentikan penggunaan militer Inggris sebagai tentara bayaran oleh Bush.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyiar NPR juga mendukung rakyat Myanmar, tetapi mereka, sedikit sekali menunjukkan rasa terganggu terhadap perang lima tahun Bush, yang sekarang kita ketahui didasarkan atas kebohongan. Al-Qaidah bukan Taliban, dan Irak tidak memiliki senjata pemusnah massal (WMD). Tidak ada negara yang menjadi ancaman Amerika. Sekarang yang kita ketahui adalah, mengapa media masih memberikan Bush dan Brown gerbang bebas untuk menggunakan kekerasan terhadap rakyat Irak dan Afganistan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, apa perbedaan antara Bush dan Brown di satu sisi dan pemerintah berdarah Myanmar di sisi lain? Bush dan Brown sama-sama lebih buruk. Mereka berlagak seolah-olah seorang demokrat yang memperhatikan apa yang dinginkan rakyatnya. Pemerintah Myamnar tidak berlagak apa pun selain sebagai sosok diktator militer. Lebih-lebih, pemerintah Myanmar ‘lebih bersih’ karena mereka tidak melakukan tindakan-tindakan agresi terbuka—kejahatan perang dengan standar Nuremberg—dengan melakukan invasi kepada negara-negara lain dan mencoba menguasai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari semua pembunuhan yang dilakukan Bush, dia masih haus lebih banyak darah lagi. Iran, selanjutnya, berada dalam lirikannya dan Israel. Semua petunjuk mengarah bahwa Bush akan menyerang Iran. Propaganda, demonisasi, dan kebohongan-kebohongan dilontarkan oleh rezim Bush dan juga oleh provokator media serta kampus, seperti presiden Colombia University, Lee Bollinger. Dua partai di Kongres berbaris di belakang rencana serangan kepada Iran. Senator Joe Lieberman bahkan mendorong Bush untuk segera maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang akan menghentikan Bush dari perang dunia ketiga? Bukan wakil presidennya, bukan penasihat keamanannya, bukan menteri pertahannannya, dan juga bukan menteri luar negerinya. Bukan Kongres dan juga bukan militer AS, serta bukan pengusaha-pengusaha kucing garong. Bukan lobi Israel. Bukan juga jual dan beli dengan ‘sekutu-sekutu’. Bukan gerakan anti-perang, dan bukan rakyat Amerika. Tentunya juga bukan media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat Amerika rela dengan kejahatan apa pun yang dilakukan oleh pemerintah mereka selama dijustifikasi dengan keamanan rakyat Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesediaan rakyat Amerika untuk membunuh orang lain muncul dari ketakutan akan keamanan mereka sebagai dampak dari peritiwa 11 September. Gerakan anti-perang tidak berdaya, karena telah menerima cerita 11/9 versi pemerintah. Melawan perang tetapi dengan menerima dalih pemerintah adalah sebuah posisi yang lemah sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezim Bush mengetahui bahwa jika rakyat mempercayai peristiwa 11/9, maka mereka akan mempercayai apa pun. Propaganda membisukan fakta-fakta, dan rakyat Amerika akan terjerumus ke dalam kesalahan beruntun. Para pembajak 11/9 semua datang dari negara yang sama, negara yang menjadi sekutu AS, terutama Saudi Arabia, tetapi rakyat Amerika percaya kebohongan pemerintah bahwa Afganistan, Irak, Iran, dan Syiria yang bertanggung jawab. Rakyat Amerika percaya bahwa tanpa ada ‘perubahan rezim’ di negara-negara tersebut, maka negara superpower Amerika akan tetap tidak berdaya di hadapan kaum Muslim yang bersenjata dengan sekotak pisau cutter itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat Amerika telah dicuci otaknya untuk mempercayai bahwa Muslim membenci mereka karena ‘kebebasan dan demokrasi’ mereka, sementara dalam kenyataannya masalahnya adalah pada kebijakan luar negeri pemerintah AS yang amoral dan turut campur dalam masalah-masalah internal negara-negara Muslim. Pesan Bush kepada negara Timur Tengah adalah jelas: menjadi negara boneka atau akan dihancurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan itu, demi menjaga demokrasi dan kebebasan sipil tetap berada pada jalan yang menjamin keamanan rakyat Amerika, maka Bush telah menanggalkan habeas corpus, proses pra-peradilan, hak untuk legal untuk didampingi penasehat hukum, dan pemisahan kekuasan yang dimandatkan oleh konstitusi. Jika tidak melakuksan semuai ini, Bush mengatakan, kita akan kalah dalam ‘perang melawan teror’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bush mengatakan bahwa dia telah menjadikan orang-orang Amerika aman dengan mencabut mereka dari berbagai halangan konstitusional ini bagi keamanan mereka. Dan ketika bom-bom Amerika jatuh di Iran dan Syiria, maka kedua negara itu juga akan aman dan demokratis, seperti halnya Irak dan Afganistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengantarkan masyarakat Amerika kepada kesimpulan ini, Bush telah menjerumuskan Amerika Serikat kepada sebuah keadaan nalar dan moralitas manusia yang murahan( swaramuslim)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-5992867005547570751?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/5992867005547570751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=5992867005547570751&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5992867005547570751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5992867005547570751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/02/kemunafikan-amerika.html' title='Kemunafikan Amerika'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-5113037641166099801</id><published>2008-02-23T08:51:00.000-08:00</published><updated>2008-02-23T08:56:34.430-08:00</updated><title type='text'>Gereja Paroki Itu Selalu Penuh Jamaah Tiap Hari Jumat</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sebuah gereja Paroki Our Lady of Assumption di Ponzano, setiap hari hari Jumat dipenuhi para jamaah, tapi bukan jamaah Kristiani yang menghadiri misa, tapi jamaah Muslim yang akan menunaikan salat Jumat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Gereja itu memang berubah menjadi "masjid" setiap hari Jumat, karena digunakan warga Muslim di kota Ponzano-kota yang terletak dekat Venice, Italia-untuk salah Jumat berjamaah. Di Ponzano terdapat sekitar 11. 500 orang dari 232 keluarga imigran yang kebanyakan berasal dari Afrika Utara dan Eropa Timur.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pastur Keparokian, Don Aldo, 69, sudah sejak dua tahun lalu memeberikan sebagian ruang gerejanya untuk digunakan sebagai tempat salat Jumat bagi warga imigran muslim. Setiap hari Jumat, tempat itu dipenuhi sekitar 200 warga Muslim. Tapi di bulan Ramadhan, jumlah warga Muslim yang datang ke tempat itu untuk beribadah bisa mencapai 1. 000-1. 200 orang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Mereka (warga Muslim) meminta izin pada Saya untuk menggunakan ruangan itu, dan saya bilang boleh saja, " kata Pastur Don Aldo.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Tidak ada gunanya bicara soal dialog keagamaan, tapi membanting pintu di depan muka mereka. Bagaimana mungkin kami menutup pintu buat mereka, " sambungnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sikap Pastur Don Aldo, bukan tidak menuai protes dan kritik dari para jamaahnya, bahkan dari para uskup dan pendeta di lingkungannya. Namun Pastur Aldo beralasan ia tidak perlu meminta izin pada keuskupan untuk berbuat baik pada orang lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Lagipula saya lebih tua dari para uskup itu dan saya adalah profesor yang mengajar mereka di seminari. Bahkan jika saya dilarang, saya tidak mematuhi mereka, " kata Pastur Aldo mempertahankan keputusannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bahkan ia mengatakan, "Umat Islam yang salat lebih baik daripada umat Kristen yang tidak pernah berdoa. Kalau Anda bilang saya seorang rasis, Anda salah. "&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sejak Pastur Aldo memberikan izin sebagian ruang gereja paroki digunakan sebagai tempat salat Jumat warga Muslim, ia mengaku banyak menerima surat dan email yang mendesak agar Pastur Aldo "tetap berkumpul dengan komunitasnya." Di antara surat yang diterimanya ada yang berbunyi, "Orang-orang ini adalah para imigran, kemudian mereka meminta tempat dan mengusir kita. "&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Suara protes juga dilontarkan publik. Wakil Presiden federasi para politisi sayap kiri, Luca Zaia meminta keuskupan untuk menjelaskan posisi gereja dalam masalah ini, agar tidak menjadi preseden buruk dalam sejarah Venice. Zaia beralasan, di beberapa negara Muslim, umat Kristen tidak dizinkan untuk beribadah dengan bebas.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Komentar juga dilontarkan oleh seorang warga seperti dikutip harian &lt;i&gt;La Reppublica.&lt;/i&gt; "Yang paling menyedihkan, gereja Our Lady of Assumption jamaahnya lebih banyak pada hari Jumat dibandingkan hari Minggu. Mudah-mudahan pastor Aldo tidak ikut masuk Islam, " tukasnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Meski demikian, mayoritas warga masyarakat Ponzano menyatakan mendukung apa yang dilakukan Pastor nya, satu hal yang unik di tengah gencarnya penolakan kalangan anti-Islam di Italia terhadap warga Muslim. (ln/Islamicity/&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-5113037641166099801?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/5113037641166099801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=5113037641166099801&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5113037641166099801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5113037641166099801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/02/gereja-paroki-itu-selalu-penuh-jamaah.html' title='Gereja Paroki Itu Selalu Penuh Jamaah Tiap Hari Jumat'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-5779886656006731794</id><published>2008-02-19T21:19:00.001-08:00</published><updated>2008-02-19T21:28:14.118-08:00</updated><title type='text'>Tahukah Anda? Zionis-Yahudi Berlomba Tanami Pohon Ghorqod di Tanah Palestina</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;img src="http://swaramuslim.com/images/uploads/laknatullah/zionist/ghorqod1.jpg" alt="image" name="image" align="right" border="0" height="180" hspace="5" width="150" /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Washington Post edisi April 1984 memuat satu artikel tentang pertemuan Presiden AS Ronald Reagan dengan seorang pelobi senior Yahudi dari &lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;American Israel Public Affairs Committee (AIPAC)&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; bernama Tom Dine. Pertemuan itu berlangsung secara pribadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Kepada Tom Dine, mantan Gubernur Negara Bagian California ini dengan serius berkata, “&lt;i&gt;Anda tahu, saya berpaling kepada nabi-nabi kuno Perjanjian Lama dan kepada tanda-tanda yang meramalkan Perang Armageddon. Saya sendiri jadi bertanya-tanya, apakah kita ini akan melihat semuanya itu terpenuhi. Saya tidak tahu. Apakah Anda belakangan ini juga telah memperhatikan nubuat-nubuat para nabi itu… akan tetapi, percayalah kepada saya, bahwa nubuat-nubuat itu menggambarkan masa-masa yang sekarang ini sedang kita jalani. &lt;/i&gt;” Tom Dine tersenyum dan mengangguk pelan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Presiden Reagan merupakan presiden Amerika Serikat pertama yang memulai suatu tradisi baru dalam protokoler Gedung Putih, di mana kebaktian, seminar keagamaan, dan pertemuan-pertemuan dengan sejumlah tokoh gereja evangelikal Amerika sering diadakan. Di masa Reagan-lah paham Zionis-Kristen masuk dalam lingkaran elit pemerintahan Amerika. Seluruh kebijakan, terutama kebijakan Amerika di luar negeri khususnya untuk wilayah Timur Tengah, sangat kental bernuansa Zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerus Reagan, George H. W. Bush, William J. Clinton, dan George W. Bush, merupakan orang-orang yang sangat yakin tentang nubuat-nubuat (janji-janji atau ramalan-ramalan) Tuhan seperti yang tercantum di dalam Injil Darby atau Scofield, Injil resmi Amerika. Menurut keyakinan mereka, abad millennium merupakan zaman akhir di mana suatu ketika akan terjadi Peperangan Besar Terakhir (Armageddon) yang melibatkan seluruh dunia, antara Tentara Tuhan melawan Pasukan Iblis. Kristus akan mengalahkan Anti-Christ. Dan setelah itu dunia akan menjadi damai dan sejahtera hingga datangnya hari penghabisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab itu, dilandasi kepercayaan akan hari akhir seperti yang dinubuatkan dalam Injil Darby, para presiden Amerika bekerja dengan sekuat tenaga untuk melapangkan jalan bagi suatu hari di mana akan datang Kristus yang kedua kalinya. Karena menurut kepercayaan mereka Kristus akan turun di tanah Palestina, maka mereka berupaya untuk menguasai Tanah Palestina sepenuhnya dan memberikannya kepada orang-orang Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Zionis, apakah mereka yang berada di Tanah Palestina maupun yang tersebar di Amerika dan Eropa, sangat yakin bahwa era millenium ketiga ini merupakan pintu gerbang pada akhir zaman. Entah sengaja atau tidak, kasus WTC 911, di mana Menara Kembar WTC yang dilihat dari jauh bagaikan sebuah gerbang, diruntuhkan, maka seakan terbukalah suatu era baru bagi keyakinan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala daya upaya mereka lakukan guna menghadapi datangnya Messiah yang mereka yakini akan memimpin mereka dari Kuil Sulaiman untuk menaklukkan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada satu anomali yang secara diametral bertentangan dengan keyakinan mereka ini. Di satu sisi mereka mengaku sangat yakin akan bisa mengalahkan seluruh umat manusia, wabilkhusus umat Islam, dan menjadi pemimpin dunia, namun di sisi lain mereka juga berlomba-lomba menanami Tanah Palestina yang mereka duduki secara tidak sah, dengan pohon &lt;b&gt;Ghorqod&lt;/b&gt; (nama latin: &lt;i&gt;Nitraria retusa&lt;/i&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah hadits shahih tentang hari akhir mengenai pohon ini: &lt;i&gt;"Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon &lt;b&gt;ghorqod&lt;/b&gt;, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi. "&lt;/i&gt; (HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu'lu' wa al-Marjan III/308)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat ulah para Zionis-Yahudi yang berlomba-lomba menanami Tanah Palestina dengan pohon &lt;b&gt;Ghorqod&lt;/b&gt;, maka kenyataan ini menjelaskan kepada kita bahwa kaum Yahudi itu sesungguhnya memahami hakikat hari akhir, di mana mereka akan dikejar-kejar oleh umat Islam dan hanya pohon &lt;b&gt;Ghorqod&lt;/b&gt;-lah satu-satunya tempat yang bersedia dipakai guna tempat persembunyian kaum Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Proyek Internasional Ghorqod&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://swaramuslim.com/images/uploads/laknatullah/zionist/ghorqod2.jpg" alt="image" name="image" align="right" border="0" height="180" hspace="5" width="150" /&gt;Tidak diketahui secara pasti kapan kaum Zionis-Israel menanami Tanah Palestina dengan pohon &lt;b&gt;Ghorqod&lt;/b&gt;. Hanya saja, melalui website Jewish National Fund (www.jnf. Org), di bagian JNF Store (Tress for Israel Certificate), disebutkan bahwa di Tanah Palestina telah ditanami sebanyak 220 juta batang pohon &lt;b&gt;Ghorqod&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Uniknya, dengan serius dan profesional, kaum Zionis juga mengiklankan di dalam situs tersebut bahwa siapa saja bisa membeli pohon &lt;/span&gt;&lt;b style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ghorqod&lt;/b&gt; secara online dan kemudian menyumbangkannya ke Israel untuk ditanami di Tanah Palestina. Harga sebatang pohon tersebut sebesar US$18, dan barangsiapa yang membeli tiga batang seharga US$36 akan mendapat satu batang gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Bukan itu saja, pengepakkannya pun pembeli bisa memilih dengan memakai plastik (dikenai tambahan biaya US$10 perbatang) atau dengan peti kayu (US$50 perbatang). Dan untuk waktu pengirimannya, pembeli bisa memilih antara yang super cepat (US$30 perbatang, dijamin sampai di Tanah Palestina hanya dalam waktu 2 hari), cepat (US$15 perbatang dengan waktu 3 hari), dan reguler (tidak disebutkan). Untuk keterangan lebih lanjut, mereka juga menyediakan sebuah nomor hubungan internasional (888) JNF-0099 dan 1-800-542-TREE. Hanya mata uang dollar AS yang diterima sebagai pembayaran yang sah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya kemudian, adakah orang Indonesia yang sudah memesan pohon ini untuk ditanam di Tanah Palestina?(Rz/eramuslim) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-5779886656006731794?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/5779886656006731794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=5779886656006731794&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5779886656006731794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5779886656006731794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/02/tahukah-anda-zionis-yahudi-berlomba_19.html' title='Tahukah Anda? Zionis-Yahudi Berlomba Tanami Pohon Ghorqod di Tanah Palestina'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-5106429003050949033</id><published>2008-02-19T20:17:00.000-08:00</published><updated>2008-02-19T20:20:40.792-08:00</updated><title type='text'>Gelombang Pasang Kian Membahayakan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);" class="upperdeck"&gt;Karena tak bisa melaut para nelayan pun terancam kelaparan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              &lt;br /&gt;                 &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;INDRAMAYU&lt;/span&gt; -- Gelombang laut tinggi yang menerjang ratusan unit rumah warga di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, kembali terjadi, Senin (18/2). Selain merendam rumah warga, gelombang tinggi yang terus terjadi itu pun membuat warga yang bermata pencaharian sebagai nelayan, semakin terancam rawan pangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Gelombang tinggi itu mulai terjadi sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Gelombang dengan ketinggian dua meter itu langsung menerjang permukiman warga dan merendam rumah warga dengan ketinggian mencapai 60 cm. ''Sejak gelombang tinggi terjadi sebulan silam, warga selalu hidup dalam ketakutan,'' kata Kuwu Eretan Kulon, Amin SPd, kepada &lt;i&gt;Republika&lt;/i&gt;, Senin (18/2).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Seperti diberitakan &lt;i&gt;Republika&lt;/i&gt; sebelumnya, gelombang tinggi sempat menerjang desa tersebut pada Ahad (17/2). Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun bencana tersebut membuat warga selalu hidup dalam kekhawatiran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Amin menuturkan, air laut masuk dan merendam 130 unit rumah warga di RT 02/06 dan 56 unit rumah di RT 03/06. Warga yang tinggal di RT 02/06 kini dalam bahaya karena talud (dinding batu penahan gelombang) sepanjang 300 meter, terancam jebol.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Menurut Amin, gelombang tinggi itu juga melumpuhkan aktivitas warga yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Akibat gelombang tinggi, mereka tidak dapat melaut. ''Mereka benar-benar berada dalam kondisi rawan pangan dan sangat membutuhkan bantuan makanan,'' ungkap dia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Seorang nelayan setempat, Warnoto (41 tahun) menjelaskan, untuk bertahan hidup, dirinya terpaksa harus berutang ke warung. Dia tak punya lagi barang yang bisa dijual.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Gelombang pasang juga 'menghantam' ratusan &lt;i&gt;nayaga&lt;/i&gt; (anak buah kapal) 18 kapal penangkap ikan dari Muara Baru, Jakarta. Sudah sepuluh hari lebih, mereka 'terdampar' di PPI Karangsong karena terhadang gelombang pasang di sekitar Kepulauan Rakit, Kabupaten Indramayu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;Semula, kata Tarman (21 tahun) salah satu &lt;i&gt;nayaga&lt;i&gt; yang ditemui &lt;i&gt;Republika&lt;/i&gt;, mereka hendak mencari ikan di wilayah Kalimantan. Namun karena ada badai rakit dan gelombang besar, keberangkatan ke Kalimantan itu dibatalkan.&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Dia mengaku, saat ini pihaknya masih menunggu suplai makanan dan perbekalan dari juragannya di Jakarta . Modal untuk melaut sebesar Rp 21 juta, menurut dia, sudah habis.&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Berbeda dengan kawasan pantura Jawa yang masih diliputi cuaca buruk, di Pantai Selatan situasinya sedikit membaik. Nelayan di wilayah tersebut, kini sudah mulai berani kembali melaut. Padahal, kata Wakil Ketua Rukun Nelayan Pamayangsari, Dedi Mulyadi, sepekan sebelumnya nelayan sama sekali tidak berani melaut. Namun demikian, pihaknya tetap mengimbau para nelayan untuk berhati-hati.&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Gelombang tinggi juga telah menghambat aktivitas bongkar muat batubara di Pelabuhan Cirebon. Kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara dari Kalimantan tidak dapat bersandar karena terhalang gelombang tinggi dan angin kencang.&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Seorang Mualim II kapal tunda Boma Sagara, Supriyanto, menjelaskan bahwa pihaknya terpaksa meninggalkan kapal tongkang bermuatan batubara di lepas pantai. Menurut dia, kapal tongkang itu baru akan ditarik ke dermaga bila cuaca membaik. Kalau dipaksakan untuk merapat saat gelombang tinggi, kata dia, kapal bisa mengalami kecelakaan.&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Sebelumnya memang pernah terjadi kecelakaan berupa hilangnya tongkang H-22 di perairan Pamanukan, Kabupaten Subang, pada Rabu malam pekan lalu, akibat gelombang pasang. Sampai Senin (18/), pencarian masih terhalang cuaca buruk. Proses pencarian hanya dilakukan dengan pemantauan udara dan pendeteksian dengan fasilitas radar, meski tidak maksimal.&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);" class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;  &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span class="deskripsi"&gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;Menurut Danlanal Cirebon , Letkol Laut (P) Denih Hendrata, pihaknya hanya bisa menduga-duga ke mana larinya tongkang. Kata dia, berdasar pendeteksian, kemungkinan besar tongkang berisi penuh muatan pasir kwarsa itu bergerak ke arah Cirebon dan Jateng. &lt;/i&gt;&lt;/i&gt;Republika&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-5106429003050949033?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/5106429003050949033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=5106429003050949033&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5106429003050949033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5106429003050949033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/02/gelombang-pasang-kian-membahayakan.html' title='Gelombang Pasang Kian Membahayakan'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-9215973991800766648</id><published>2008-02-13T09:14:00.000-08:00</published><updated>2008-02-13T09:16:20.164-08:00</updated><title type='text'>Angka Kemiskinan di Jabar Masih Tinggi</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BANDUNG&lt;/span&gt; -- Gubernur Jabar, Danny Setiawan, mengatakan, jumlah warga miskin di wilayahnya masih tinggi, sekitar 5,4 juta jiwa. Padahal, kata dia, indeks pembangunan manusia (IMP), ekonomi, dan investasi mengalami lonjakan yang signifikan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hal itu dikatakan Danny dalam sidang paripurna laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) gubernur, Senin (12/2). Gubernur mengaku heran dengan tingginya angka kemiskinan di Jabar. Dia mengungkapkan bahwa angka kemiskinan tersebut sangat bertolak belakang dengan lonjakan IPM, LPE, dan laju pertumbuhan investasi (LPI).  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kata Danny, IPM Jabar yang semula pada peringkat 17, kini naik menjadi peringkat 14. Dengan lonjakan IPM Jabar dari 67,6 pada tahun 2003 menjadi 70,7 pada tahun 2007, tutur dia, seharusnya bisa mengurangi angka kemiskinan.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Danny menjelaskan, lonjakan IPM Jabar masih terkendala sektor daya beli masyarakat. Rangkakan IPM pada sektor daya beli masyarakat, sebut dia, masih dinilai lambat, yakni dari 58,6 menjadi 60,1 poin. ''Saya jadi heran, apa data BPS-nya yang salah,'' ujar dia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Yang pasti, kata Danny, perbaikan sektor daya beli masyarakat tidak bisa sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Pihaknya mengakui, banyak kebijakan pemerintah pusat yang menghambat lonjakan sektor daya beli. Di antaranya, kenaikan harga BBM yang berimplikasi pada melonjaknya harga barang.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dalam penyampaian LKPJ jabatannya, Danny pun mengutarakan sikapnya seputar wacana pembentukan provinsi Pantura. ''Sepanjang rasional dan mampu mensejahterakan rakyat, kami setuju saja dengan pemekaran Pantura,'' kata dia.  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Danny menandaskan, sejak bergulirnya sistem desentrasilasi (otonomi daerah), peran pemkab dan pemkot jauh lebih dominan ketimbang pemprov. Oleh karena itu, imbuh dia, isu seputar pembentukan provinsi pantura tersebut bisa dijadikan upaya untuk merevitalisasi peran dan fungsi pemkab/pemkot.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Jabar, Imam Wahyudi, mengatakan, keinginan memisahkan diri dari Jabar hendaknya tidak dilatarbelakangi oleh sikap emosional. ''Kalau tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat kami mendukungnya,'' ujar dia. sumber Repunlika Online&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-9215973991800766648?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/9215973991800766648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=9215973991800766648&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/9215973991800766648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/9215973991800766648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/02/angka-kemiskinan-di-jabar-masih-tinggi.html' title='Angka Kemiskinan di Jabar Masih Tinggi'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-8241842668537478975</id><published>2008-02-13T09:06:00.001-08:00</published><updated>2008-02-13T09:11:44.546-08:00</updated><title type='text'>Ekonomi Keluarga Nelayan Semakin Kritis</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;INDRAMAYU&lt;/span&gt; -- Gelombang tinggi yang menghantam pesisir utara laut Jawa dan pantai selatan dalam sepekan terakhir menjadi penderitaan panjang para nelayan. Akibat tidak bisa melaut, ribuan nelayan di kedua wilayah itu kehilangan mata pencaharian.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Para nelayan yang tak dapat melaut itu di antaranya terjadi di sepanjang pesisir pantai Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, maupun Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu. Selama dua pekan terakhir, mereka memilih untuk lego jangkar karena tingginya gelombang dan kencangnya tiupan angin di tengah laut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;''Kalau dipaksakan melaut, kami khawatir mengalami kecelakaan di tengah laut,'' ujar Kajidin (40 tahun) nelayan di Desa Karangsong yang juga ketua serikat nelayan tradisional (SNT), kepada &lt;i&gt;Republika&lt;/i&gt;, Selasa (11/2). Kajidin menuturkan, gelombang di tengah laut bisa mencapai lima meter. Menurut dia, ketinggian gelombang itu dapat menyebabkan kapal menjadi terbalik dan membahayakan keselamatan jiwa para nelayan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Kajidin menjelaskan, tingginya gelombang di tengah laut tersebut tak hanya membahayakan perahu tradisional, melainkan juga kapal nelayan besar berbobot 20 gross ton (GT). Sebuah kapal berbobot 20 GT milik salah seorang nelayan mengalami kecelakaan dan terbalik di tengah laut sekitar empat hari yang lalu. ''Kalau terus menerus seperti ini, para nelayan bisa mengalami rawan pangan,'' tutur Kepala Desa Eretan Kulon, Amin SPd.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Ancaman rawan pangan ini telah dialami salah seorang nelayan di Desa Eretan Kulon, Masdi (37 tahun). Dirinya terpaksa berutang ke bakul atau juragan kapal untuk dapat membeli kebutuhan makan bagi keluarganya. Saat ini, utangnya kepada sang bakul telah mencapai Rp 400 ribu. ''Kalau tidak utang, ya tidak makan,'' tutur Masdi. diambil dri Republika Online&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-8241842668537478975?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/8241842668537478975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=8241842668537478975&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8241842668537478975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8241842668537478975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/02/ekonomi-keluarga-nelayan-semakin-kritis.html' title='Ekonomi Keluarga Nelayan Semakin Kritis'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-8640183085154636797</id><published>2008-01-15T21:53:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T22:15:18.825-08:00</updated><title type='text'>Sekilas Tentang Hidayatullah</title><content type='html'>&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Muqaddimah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hidayatullah lahir pada saat umat Islam sedang menantikan datangnya abad XV H yang diyakini sebagai Abad Kebangkitan Islam. Tema pokoknya pada saat itu adalah&lt;em&gt; “Back to Qur’an and Sunnah”&lt;/em&gt;. Hidayatullah adalah sebuah gerakan pemikiran yang mencoba menerjemahkan slogan “&lt;em&gt;Back to Qur’an and Sunnah&lt;/em&gt;” secara lebih konkrit sehingga a-Qur’an dan as-Sunnah menjadi ‘blue print’ pengembangan peradaban Islami.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hidayatullah memandang bahwa kemunduran umat Islam lebih disebabkan karena pandangan yang parsial dalam memahami keholistikan ajaran Islam. Masing-masing kelompok mengambil tema dan titik tekan program sesuai dengan pandangannya yang sangat parsial bahkan tema dan titik program itu seringkali menjadi semacam ‘ideologi’ kelompok&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sebagai organisasi &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Islam yang berbasis kader, Hidayatullah menyatakan diri sebagai Gerakan Perjuangan Islam (Al-Harakah al-Jihadiyah al-Islamiyah) dengan dakwah dan tarbiyah sebagai program utamanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hidayatullah didirikan pada tanggal 7 Januari 1973 / 2 Dzulhijjah 1392 H di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Balikpapan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dalam bentuk yayasan sebuah pesantren, oleh Ust. Abdullah Said (alm). Dari sebuah bentuk pesantren, Hidayatullah kemudian berkembang dengan berbagai amal usaha di bidang sosial, dakwah, pendidikan dan ekonomi serta menyebar ke berbagai daerah di seluruh provinsi di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Melalui Musyawarah Nasional I pada tanggal 9–13 Juli 2000 di Balikpapan, Hidayatullah mengubah bentuk organisasinya menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas), dan menyatakan diri sebagai gerakan perjuangan Islam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ormas Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sebagai organisasi &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;massa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, keanggotaan Hidayatullah bersifat terbuka, demikian pula misi, visi, dan konsep dasar gerakannya. Hidayatullah menjadikan amal-amal usahanya bersifat otonom, dan berfungsi sebagai basis pendidikan dan perkaderan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hidayatullah merupakan wadah bagi komponen ummat Islam yang ingin mewujudkan idealismenya membangun masyarakat Islami dengan mengacu kepada metode/manhaj nubuwwah. Hidayatullah berpegang teguh kepada al-Qur’an dan as-Sunnah. Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya adalah mutlak, karena itu segala urusan dikembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Agenda utama Hidayatullah adalah; pelurusan masalah aqidah, imamah dan jamaah (tajdid); pencerahan kesadaran (tilawatu ayatillah); pembersihan jiwa (tazkiyatun-nufus); pengajaran dan pendidikan (ta’limatul-kitab wal-hikmah) menuju lahirnya kepemimpinan dan ummat terbaik.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tujuan&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Membangun peradaban Islam&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Visi 2005-2010&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Menjadi organisasi tingkat nasional yang unggul dan berpengaruh, didukung jaringan yang loyal dan berkualitas.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Misi&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM.&lt;br /&gt;2. Mengintensifkan pelayanan ummat melalui aktivitas pendidikan dan dakwah&lt;br /&gt;3. Mewujudkan kemandirian ekonomi&lt;br /&gt;4. Mendorong penegakan Islam pada tingkat individu, keluarga, dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Struktur dan Mekanisme Organisasi&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pengurus Organisasi Tingkat Pusat terdiri dari Dewan &lt;em&gt;Syura &lt;/em&gt;dan Dewan Pimpinan Pusat. Dewan &lt;em&gt;Syura &lt;/em&gt;merupakan lembaga tertinggi organisasi, dipimpin oleh Ketua Dewan &lt;em&gt;Syura &lt;/em&gt;yang sekaligus merupakan Imam bagi jamaah Hidayatullah, dengan sebutan Pemimpin Umum. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat dipilih lewat Musyawarah Nasional, dan Pengurus DPP disahkan oleh Pemimpin Umum di dalam Munas tersebut untuk jangka waktu 5tahun. Struktur di bawah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terdiri dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW/tingkat Provinsi), Dewan Pimpinan Daerah (DPD/tingkat Kabupaten/Kota), Dewan Pimpinan Cabang (DPC/tingkat Kecamatan), Pimpinan Ranting (PR/tingkat Desa/Kelurahan), Pimpinan Anak Ranting (PAR/tingkat RW/RT). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah/Daerah/Cabang dipilih oleh Musyawarah di tingkat masing-masing dan disahkan oleh struktur di atasnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jaringan kerja (&lt;em&gt;networking) &lt;/em&gt;Hidayatullah (hingga Desember 2005) didukung dengan keberadaan 26 DPW dan 194 DPD, 51 DPD terdapat di Pulau Jawa dan 143 DPD ada di luar Pulau Jawa. Pada akhir 2006 direncanakan terdapat tambahan 66 DPD dan 4 DPW. Jumlah DPC, PR dan PAR tidak dicantumkan karena pertumbuhannya yang terus berubah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Susunan Pengurus Tingkat Pusat Hidayatullah Periode 2005-2010&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Dewan Syura&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;ol style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pimpinan Umum / Ketua Dewan Syura : Ust H Abdurrahman Muhammad&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sekretaris : Drs Hamim Thohari, MSi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Anggota lain sejumlah 15 orang termasuk Ketua Umum DPP selaku anggota ex officio.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Dewan Pimpinan Pusat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Umum :Dr. H. Abdul Mannan, SE, MM&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Bidang Pembinaan Organisasi &amp;amp; Politik :Al Bukhari A. Wahid&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Bidang Pelayanan Ummat :Drs. Nursyamsa Hadis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Bidang Perekonomian :Drs. Chusnul Chuluk, MM&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sekretaris Jenderal :BM Wibowo, SE&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;6.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sekretaris :Ir Candra Kurnianto&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;7.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bendahara Umum :HA Hasan Ibrahim, Sag&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;8.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bendahara :drg. Fathul Adhim&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Bidang Pembinaan Organisasi dan Politik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Pembinaan Wilayah :Ir. Khairil Baits&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Organisasi dan Pengelolaan&lt;br /&gt;Sumberdaya Insani :Drs Aghis Mahruri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Pengkaderan :Drs Ahkam Sumadiana&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Litbang :Ali Imran, MAg&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Politik :Al Bukhari Abdul Wahid&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;6.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Hukum dan Advokasi :Abdul Madjid, SH, MH&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Bidang Pelayanan Ummat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Pendidikan :Ir Abu A’la Abdullah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Dakwah :Drs Tasyrif Amin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Sosial dan Ortom :Ir Musafir&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Bidang Perekonomian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Pengelolaan Asset Organisasi : Ir Omar Abu Khalid&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Pengembangan Ekonomi Kelembagaan : Asih Subagyo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Pemberdayaan Ekonomi Ummat : H Harnoko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Bidang Kesekretariatan dan Humas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kepala Kantor Pusat DPP Hidayatullah : Ir Candra Kurnianto&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketua Departemen Hubungan Masyarakat dan Antar Organisasi : drh Haryono Madari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dakwah Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sejak awal perlangkahannya, Hidayatullah telah melakukan pengiriman santri untuk berdakwah sebagai bagian dari proses tarbiyah. Keberadaan Hidayatullah di berbagai tempat adalah upaya untuk membangun jaringan dakwah yang luas dan mampu menyentuh dan melayani seluruh lapisan ummat. Hidayatullah berupaya memposisikan da’i sebagai missionaris Islam sehingga sosok da’i adalah sosok yang memiliki karakteristik unggul dan militan serta mempunyai potensi untuk membangun peradaban yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk mendukung gerakan da’i itu, Hidayatullah telah mendirikan Sekolah Tinggi Agama Islam Lukman Al Hakim (STAIL) di Surabaya dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Hidayatullah (STIS Hidayatullah) di Balikpapan, yang memberikan beasiswa (ikatan dinas da’i) bagi mahasiswanya. Dari keduanya, pada akhir 2005 telah tersebar 150 da’i strata satu (S1) ke seluruh &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hidayatullah juga mendirikan Pos Da’i, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Majalah Suara Hidayatullah (Sahid), situs Hidayatullah.com, dan Pos-Pos Majelis Taklim al-Quran (MTQ) untuk mengukuhkan keberadaannya sebagai lembaga dakwah di Indonesia. Pada awal 2006, Hidayatullah meluncurkan program Grand MBA (Gerakan Membudayakan Mengajar dan Belajar al-Quran), dengan fokus mengajarkan membaca al-Quran, menerjemah secara cepat, dan menafsirkannya, melalui Metoda MBA.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pendidikan Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dalam tahapan 25 tahun kedua Hidayatullah, pendidikan mempunyai peranan yang sangat sentral dan strategis, terutama jika dikaitkan dengan upaya peningkatan mutu sumber daya manusia. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sumber daya manusia yang berkualitas menurut terminologi Islam adalah manusia yang mampu memfungsikan segala potensi fikir dan potensi dzikir dalam dirinya secara seimbang sehingga segala penguasaan ilmu, penguasaan teknologi dan keahliannya memberi manfaat bagi dirinya, lingkungannya dan dunia pada umumnya. Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia harus ditekankan pada prinsip-prinsip ketauhidan dan akhlakul karimah tanpa menafikan harkat intelektualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari pemikiran di atas, Hidayatullah memperkenalkan konsep pendidikan Islam integral dan diimplementasikan dalam pengelolaan sekolah-sekolah Hidayatullah sejak dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Istilah integral menunjukkan satu kesatuan dari seluruh unsur pendidikan yang ada, baik iman dan taqwa maupun ilmu pengetahuan dan teknologi, sekolah dan masyarakat, formal maupun non-formal, dan sebagainya. Mulai 2005, Hidayatullah menegaskan penggunaan Kurikulum Berbasis Tauhid (KBT) untuk seluruh Sekolah Integral yang dikelolanya. Sekolah-sekolah milik Hidayatullah tidak diwajibkan mempergunakan nama ‘Hidayatullah’ namun wajib mempergunakan KBT dan sistem integral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga Pendidikan Hidayatullah meliputi Taman Kanak-Kanak dan Play Group, Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah di hampir semua Daerah, Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah setidaknya ada di setiap Wilayah dan 3 perguruan tinggi di Surabaya, Balikpapan, dan Depok. Pada tahun 2006, setelah didapatkan ijin dari Menteri Pendidikan Nasional, didirikanlah Universitas Hidayatullah di Jakarta. Universitas ini tidak mengeliminir keberadaan STAIL, STIS, maupun Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Hidayatullah Depok yang telah ada.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pesantren-pesantren Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pesantren-Pesantren Hidayatullah seperti halnya pesantren di tempat lain, berfungsi sebagai tempat untuk mendalami ilmu-ilmu diniyah. Lingkungan kampus Pesantren juga berfungsi sebagai miniatur kehidupan berimamah dan berjamaah. Selain dihuni santri yang tinggal di asrama, di Pesantren juga tinggal guru, pengasuh, pengelola, dan jamaah Hidayatullah yang berkeinginan menetap di sekitar Pesantren dalam rangka belajar menegakkan Islam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pesantren Hidayatullah mengupayakan tersedianya kawasan di sekitar kampus yang dapat dibeli oleh masyarakat secara selektif.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hidayatullah dan Kaum Dhu'afa&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk membantu anak-anak kurang mampu, Hidayatullah telah mendirikan Pusat Pendidikan Anak Shaleh (PPAS) di hampir setiap DPD. PPAS ini berupa asrama tempat anak-anak yatim atau piatu atau miskin tinggal, sebagai pengganti orang tua. Muatan utama PPAS adalah pendidikan diniyyah, penumbuhan rasa percaya diri, kreativitas, dan hal-hal penting lainnya layaknya yang mereka peroleh dari keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan lebih dari 200 Pusat Pendidikan Anak Shaleh (PPAS) dengan jumlah anak yatim piatu dan tidak mampu yang dibina rata-rata 150 orang anak adalah bukti keberpihakan Hidayatullah terhadap kalangan dhu’afa (lemah) dan mustadh’afin (tertindas), anak yatim piatu dan tidak mampu. Ini merupakan salah satu komitmen yang mendapat perhatian utama sejak awal perlangkahan Hidayatullah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Baitul Maal Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;em&gt;Baitul Maal Hidayatullah &lt;/em&gt;(BMH) adalah lembaga di bawah Hidayatullah yang mempunyai fungsi untuk mengelola dana zakat, infaq, shadaqah, wakaf ataupun hibah ummat. Sebagai wujud kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap Hidayatullah, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mendapat pengukuhan sebagai lembaga amil zakat nasional melalui Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 538 tahun 2001. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;BMH mengelola dana ummat untuk disalurkan bagi pemberdayaan ummat, memajukan lembaga-lembaga pendidikan maupun sosial, memajukan dakwah Islam, mengentaskan kaum dhuafa (lemah) maupun mustadh’afin (tertindas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Baitul Maal Hidayatullah telah memiliki 30 kantor perwakilan dan 144 jaringan pos peduli (mitra). Sebagai komitmen layanan sosial, BMH juga telah mendirikan klinik-klinik IMS (Islamic Medical Service) di berbagai lokasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Majalah Suara Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Majalah Suara Hidayatullah (Sahid) merupakan salah satu dari badan usaha milik Hidayatullah yang menggarap bidang pers. Majalah Suara Hidayatullah berisi tentang problematika dan dinamika dakwah, baik di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; maupun dunia. Di dalamnya ada rubrik wawancara dengan tokoh ternama, kajian Al-Qur`an dan Hadits, kisah heroik perjuangan da’i di berbagai pelosok tanah air, hingga masalah keluarga. Tiras rata-rata selama 5 tahun terakhir (hingga 2005) majalah full-color ini mencapai 60.000 eksemplar sekali terbit, dengan sebaran dari Sabang sampai Merauke.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Situs Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Situs-situs informasi Hidayatullah terdapat dalam beberapa website, antara lain: www.hidayatullah.com (majalah, berita, diskusi, dan link-link Islam), www.hidayatullah.or.id (organisasi, amal-amal usaha terkait, layanan dakwah/pendidikan/sosial, dll) dan website-website milik amal usaha mandiri seperti bmh.or.id (Baitul Maal Hidayatullah), luqman al-hakim, STIM, STAIL, dll.&lt;br /&gt;Hidayatullah.com kini telah berkembang menjadi situs berita dunia Islam yang ramai dikunjungi dan menjadi ajang diskusi baik sesama aktivis Islam maupun dengan kelompok anti-Islam. Member pada akhir 2005 telah mencapai 20 ribu orang aktif.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Muslimat Hidayatullah (Mushida)&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Merupakan organisasi otonom Hidayatullah, yang telah memiliki 15 Pengurus Wilayah (PW) di seluruh &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Mushida bergerak dalam bidang da’wah, pendidikan, dan sosial, dengan fokus garapan adalah pemberdayaan wanita, keluarga dan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi Mushida adalah “Membangun keluarga Qur’ani sebagai tonggak utama terwujudnya masyarakat bertauhid.” Untuk menggapai visi tersebut maka setiap program Mushida mengarah kepada pembentuk pribadi muslimah yang rahmatan lil ‘alamin, dan membangun sosok muslimah yang berkualitas dalam menunjang perannya sebagai pribadi, istri, ibu dan sebagai anggota masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang pendidikan, Mushida mengemban amanah untuk mengembangkan lembaga pendidikan Hidayatullah pada tingkatan Taman Kanak-Kanak, Play Group, Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA). TK Hidayatullah yang manajemennya sudah baik, dipercaya masyarakat dan unggulan, menjadi model atau percontohan bagi TK yang lainnya dalam hal peningkatan kualitas guru melalui pelatihan rutin, pembinaan manajemen, penerbitan bulletin hingga penyediaan tenaga guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengurus PP Mushida periode 2005-2010 adalah sbb:&lt;br /&gt;Penasihat:&lt;br /&gt;Ketua Umum : Sabhriati S&lt;br /&gt;Ketua I, II&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal&lt;br /&gt;Wakil Sekretaris Jenderal&lt;br /&gt;Bendahara Umum&lt;br /&gt;Wakil Bendahara Umum&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Syabab (Pemuda) Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk mewadahi aspirasi kalangan remaja dan mahasiswa, Hidayatullah telah membentuk organisasi otonom Pemuda Hidayatullah. Gerakan utamana organisasi ini adalah menyelenggarakan kegiatan perkaderan pemuda, mahasiswa, dan remaja Islam, untuk menumbuhkan ghirah perjuangan dan semangat berkurban.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pada Munas 2005, Pemuda Hidayatullah telah memilih kepengurusan tingkat pusat, dengan Ketua Umum Drs Asdar Majhari, Sekretaris Jenderal Saiful Bahri, SH, dan Bendahara Umum Muh Isnaini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Induk Koperasi Hidayatullah (Inkophida)&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Induk Koperasi Hidayatullah (Inkophida) adalah koperasi sekunder yang menjadi wadah seluruh jaringan Koperasi Hidayatullah yang tersebar diseluruh &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Inkophida didirikan di &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt; pada tahun 1999, dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Koperasi dan Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah Republik &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; nomor : 013/BH/M.1/1999, tanggal 9 April 1999. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Saat ini Inkophida memiliki 9 (sembilan) Puskophida (Pusat Koperasi Hidayatullah) ditingkat provinsi dan 142 Kophida (Koperasi Primer Hidayatullah) di tingkat Kabupaten/Kota. Visi Inkophida adalah membangun jaringan ekonomi ummat yang berkeadilan dan saling menguntungkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tim SAR (Search and Rescue) Hidayatullah&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Mengantisipasi banyaknya musibah dan bencana alam di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, pada 2004 Hidayatullah membentuk Tim SAR (Search and Rescue). Tim ini pertama kali diuji pada bencana tsunami di Aceh, di mana Tim SAR Hidayatullah telah terjun sejak hari kedua dengan membuka posko di Lanud Iskandar Muda. Tim ini dilatih oleh instruktur dari Badan SAR Nasional, dan telah mengikuti berbagai kegiatan bersama Tim SAR dari Kepolisian, Angkatan Laut, Angkatan Udara, maupun Angkatan Darat.&lt;br /&gt;Selanjutnya telah dibentuk Tim SAR Rayon di berbagai wilayah untuk menghadapi bencana setempat. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tim SAR Hidayatullah Jawa Tengah merupakan salah satu tim yang bergerak sejak awal pada bencana tanah longsor di Banjarnegara, sedangkan Tim SAR Hidayatullah Jawa Timur melakukan hal sama pada bencana banjir bandang di Jember. Posko Hidayatullah di Jember bahkan tetap bertahan hingga 4 bulan setelah bencana, membantu pengungsi yang belum mendapatkan tempat tinggal setelah rumah mereka lenyap.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Grand MBA dan Pos MTQ&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Grand MBA (Gerakan Membudayakan Mengajar dan Belajar al-Quran) merupakan program Hidayatullah setelah melalui kajian mendalam mengenai perkembangan Islam di Indonesia. Kemunduran ummat disebabkan oleh rendahnya pemahaman tehadap al-Quran lantaran ummat tidak lagi akrab dengan kitab sucinya itu. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Jarangnya kaum muslimin mempelajari al-Quran mengakibatkan kurangnya pemahaman terhadap ajaran Islam yang sesungguhnya, sehingga banyak sekali ajaran Islam yang tidak diketahui, atau tidak dimengerti, tidak dipahami, atau disalahpahami oleh ummat Islam. Akibatnya, ummat mayoritas ini memposisikan Islam secara taklid (meniru-niru) dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk itu, perlu ditumbuhkan gerakan mempelajari al-Quran. Bagi yang belum dapat membaca, perlu belajar membaca. Bagi yang belum benar, perlu belajar membaca secara benar untuk menghindari kesalahan arti. Bagi yang tidak mengerti bahasa Arab, perlu membaca terjemahan al-Quran hingga tamat. Bagi yang belum dapat mengartikan, perlu mempelajari cara menerjemahkannya. Dan bagi yang telah memiliki kemampuan, wajib untuk mengajarkannya kepada orang lain, minimal 10 orang dalam suatu kurun tertentu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Hidayatullah telah menerbitkan modul-modul belajar membaca dan belajar menerjemah Metoda MBA. Untuk implementasinya, di setiap titik kegiatan aktivis Hidayatullah, didirikan Majelis Taklim al-Quran (MTQ) yang dikoordinasi melalui Pos MTQ. Kegiatan MTQ difokuskan pada belajar membaca dan menerjemah al-Quran di bawah bimbingan seorang mu’allim (guru), agar kaum muslimin benar-benar menguasai keterampilan, bukan sebatas wawasan keislaman. Mereka yang telah lulus akan mendapatkan sertifikat, dan dapat menjadi penerang di lingkungan masing-masing secara bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Amal-amal Usaha di tingkat Pusat&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk mendukung gerakannya yang meliputi berbagai aspek kehidupan, DPP Hidayatullah telah berbagai amal usaha. Secara ringkas jenis-jenis yang telah ada (hingga akhir 2005) adalah:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pos Da’i&lt;/strong&gt;: wadah perkaderan dan koordinasi da’i&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Inisias&lt;/strong&gt;i: lembaga kajian peradaban Islam&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Inisiasi Press&lt;/strong&gt;: penerbit buku (bermitra)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peduli Anak Indonesia&lt;/strong&gt; (PAI): lembaga untuk membantu anak-anak kurang mampu&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Islamic Medical Service&lt;/strong&gt; (IMS): layanan klinik kesehatan&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Badan Pengembangan Anggota&lt;/strong&gt;: meningkatkan daya guna jaringan anggota&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Badan Pengembangan Pondok Pesantren&lt;/strong&gt;: untuk mendukung pengembangan pesantren-pesantren&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Badan Wakaf Hidayatullah&lt;/strong&gt;: untuk melayani dan mengelola harta-harta wakaf kaum muslimin&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pusat Studi dan Pengembangan Pendidikan Islam&lt;/strong&gt;: lembaga kajian pendidikan, untuk mendukung pengembangan Sekolah-sekolah Integral sebagai amal usaha milik Cabang/Daerah/Wilayah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Badan Usaha: &lt;/strong&gt;lembaga bisnis milik organisasi. Di antaranya (2005): PT Totalindo Rekayasa Telematika di bidang Teknologi Informasi (bermitra), PT Lentera Jagad Abadi di bidang penerbitan pers dan non-pers, CV Jayamadina di bidang percetakan, Koperasi Sakinah di bidang retail dan swalayan, dan Induk Koperasi Hidayatullah sebagai induk koperasi-koperasi dilingkungan Hidayatullah. Perguruan Tinggi: sebagai amal usaha sekaligus wahana perkaderan. Di antaranya (2006): Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman al-Hakim (STAIL, &lt;st1:city st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:city&gt;), Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS, &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Balikpapan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;), Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM, Depok), dan Universitas Hidayatullah (Depok).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Baitul Maal Hidayatullah: lembaga amil zakat nasional, dengan jaringan di daerah. BMH juga memiliki layanan Sakinah Family Club yang mencakup layanan husnul khatimah/kunjung sakit. Majalah Suara Hidayatullah: majalah Islam bagi semua kalangan (umum)&lt;br /&gt;Hidayatullah.com: situs berita Islam dan komunitas muslim &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Partisipasi&lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bagi yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial, dakwah, dan pendidikan yang dilakukan Hidayatullah, kami membuka kesempatan berpartisipasi melalui BNI Cabang Jatinegara No. Rek. 037.000.93265.001 a/n Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah. Partisipasi juga dapat dilakukan melalui jaringan Baitul Maal Hidayatullah (untuk zakat, infaq, shadaqah, beasiswa, dana da’i, klinik IMS, hewan qurban, dan dana sosial lainnya termasuk untuk bencana alam, dll).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Partisipasi Anda dapat berwujud uang tunai (Rupiah, US Dollar, maupun Real), wakaf tanah/bangunan/saham/depositodll,hibah(tanah/bangunan/barangberharga/kendaraan/peralatanmedis/sarana pendidikan dll), atau bentuk-bentuk kerjasama pengelolaan (kemitraan), dll.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bagi yang ingin mendapatkan layanan Hidayatullah (MTQ, Majalah, Sekolah, Da’i, Konsultasi, dll) dapat menghubungi langsung unit-unit yang tersedia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 12pt; text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk informasi, hubungi Kantor DPP Hidayatullah, Jl Cipinang Cempedak I/14 Polonia, Jakarta Timur 13340 telp (021) 8190049, 85902046, Fax (021) 8574406. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Layanan&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;SMS&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Center&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; 0811-987654 juga dapat Anda gunakan untuk meninggalkan pesan yang kiranya perlu ditindaklanjuti.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-indent: 27pt; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kontak &lt;/h5&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;  &lt;span style=""&gt;DPP Hidayatullah &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; (021) 8190049, 85902046, Fax (021) 8574406 e-mail: &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;   &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy41772 = 'dpp' + '&amp;#64;';  addy41772 = addy41772 + 'h&amp;#105;d&amp;#97;y&amp;#97;t&amp;#117;ll&amp;#97;h' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m' + '&amp;#46;' + '';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy41772 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n  &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:dpp@hidayatullah.com."&gt;dpp@hidayatullah.com.&lt;/a&gt;&lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;   &lt;!--  document.write( '&lt;span style="\'display:"&gt;' );  //--&gt;   &lt;/script&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;   &lt;!--  document.write( '&lt;/' );  document.write( 'span&gt;' );  //--&gt;   &lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Website: www.hidayatullah.or.id&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Rekening: BNI Jatinegara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Baitul Maal Hidayatullah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; website: www.bmh.or.id&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Majalah Suara Hidayatullah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; (021) 85902045, 9123016, Fax (021) 85902045 e-mail: &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;   &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy42471 = 'r&amp;#101;d&amp;#97;ks&amp;#105;' + '&amp;#64;';  addy42471 = addy42471 + 'h&amp;#105;d&amp;#97;y&amp;#97;t&amp;#117;ll&amp;#97;h' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy42471 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n  &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:redaksi@hidayatullah.com"&gt;redaksi@hidayatullah.com&lt;/a&gt;&lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;   &lt;!--  document.write( '&lt;span style="\'display:"&gt;' );  //--&gt;   &lt;/script&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;   &lt;!--  document.write( '&lt;/' );  document.write( 'span&gt;' );  //--&gt;   &lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; website:&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;hidayatullah.com e-mail; &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;   &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy69336 = 'r&amp;#101;d&amp;#97;kt&amp;#117;r' + '&amp;#64;';  addy69336 = addy69336 + 'h&amp;#105;d&amp;#97;y&amp;#97;t&amp;#117;ll&amp;#97;h' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy69336 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n  &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:redaktur@hidayatullah.com"&gt;redaktur@hidayatullah.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-8640183085154636797?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/8640183085154636797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=8640183085154636797&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8640183085154636797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8640183085154636797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/sekilas-tentang-hidayatullah.html' title='Sekilas Tentang Hidayatullah'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-1153740634279980152</id><published>2008-01-08T08:00:00.002-08:00</published><updated>2008-01-08T08:01:13.156-08:00</updated><title type='text'>MANUSIA BERAGAMA, JADIKANLAH HIDUP LEBIH BERMAKNA</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Manusia adalah mahluk yang tercipta lebih sempurna dibandingkan dengan mahluk ciptaan lainnya. Disamping tercipta dengan kelengkapan yang berupa jasad, ruh, nafsu dan akal menjadikan mahluk ini dapat menjadikan dirinya lebih unggul. Bahkan dengan itulah menjadikannya terpilih sebagai Khalifatullah dimuka bumi ini. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dengan predikat yang terhormat tersebut sebagaimana yang tersebutkan dalam Al - Qur'an Surat Al-Isra (17) ayat ke 70 yang artinya : &lt;em&gt;" Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam kami angkat mereka di daratn dan lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan akmi lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan mahluk yang telah kami ciptakan, " tersebut bagi manusia sendiri merupakan satu tantangan untuk menjadikan dirinya lebih hidup dan bermakna.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dalam pandangan Islam Allah SWT telah menjadikan manusia sebagai Khalifah dimuka bumi ini. Dia telah memberikan manusia kekuasaan tertentu dan membebaninya dengan tanggungjawab dan tugas tertentu guna memenuhi kewajibannya sesuai dengan kemurahan Tuhan yang telah menganugrahinya bentuk pisik paling baik dan seimbang. Badan diciptalan dengan tujuan agar ruh bisa memakainya dalam penggunaan kekuasaanyaserta pemenuhan kekuasaanya serta pemenuhan kewajiban dan tanggungjawabnya. Artinya &lt;em&gt;dengan Agama menjadikanya hidup yang lebih bermakna.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Manusia adalah ciptaan_Nya, hamba dan pelayannya dan terlahir untuk melayani dan mematuhi_Nya. Jalan hidup manusia yang benar adalah hidup dalam kepatuhan total kepada_Nya dan hanya Allah-lah tempat kembali dan bukan manusia yang menentukan tempat kembali dan menetukan bentuk penyembahandan kepatuahn tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;sesuai dengan agenda Ormas Hidayatullah yang mempunyai cita-cita membangung Peradaban Islam dari mana lagi kita memulai kalau bukan dari diri kita sendiri sebagai hamba_Nya, kita serahkan bentuk penyembahan kita hanya kepada Allah SWT jadikan diri kita mahluk_Nya yang mengikuti perintahnya jadikan diri kita lebih bermakna dengan Agama yang kita peluknya yaitu Islam dengan semangat menjalankan perintahnya. &lt;em&gt;Wallahu a'lam bish-shawab.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-1153740634279980152?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/1153740634279980152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=1153740634279980152&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/1153740634279980152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/1153740634279980152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/manusia-beragama-jadikanlah-hidup-lebih_08.html' title='MANUSIA BERAGAMA, JADIKANLAH HIDUP LEBIH BERMAKNA'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-8360180298810720694</id><published>2008-01-08T08:00:00.001-08:00</published><updated>2008-02-02T04:46:55.900-08:00</updated><title type='text'>LAPORAN KEUANGAN PROGRAM PEDULI PENDIDIKAN ANAK YATIM DAN DHU'AFA</title><content type='html'>Program atau Tabung Peduli Pendidikan Anak Yatim Dan Dhu'afa adalah Bagian dari Pusat Pendidikan Penyantunan Anak Yatim Piatu dan Dhu'afa yang diperuntukan untuk anak-anak yatim yang berada di Kabupaten Indramayu dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Pemasukan dan Pengeluaran Program Peduli Pendidikan Anak Yatim Dan Dhu'afa&lt;br /&gt;Bulan Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasukan&lt;br /&gt;Saldo Bulan Desember 2007           : Rp.  -50.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Badrus Indramayu                                             : Rp.    50.000,-&lt;br /&gt;Bapak Abdus Syukur Indramayu  : Rp. 200.000,-&lt;br /&gt;Bapak Hasbullah TB Indramayu                    : Rp.    50.000,-&lt;br /&gt;Keuntungan majalah Hidayatullah                 : Rp. 150.000,-&lt;br /&gt;Kotak Infak                                        : Rp. 250.000,-&lt;br /&gt;Hibah meja senilai                             : Rp. 350.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jumlah Pemasukan                    : Rp. 900.000,-&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengeluaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Pembuatan Buletin Hidayatullah       : Rp. 150.000,-&lt;br /&gt;Biaya SPP Anak-anak 20 anak/10.000,-   : Rp. 200.000,-&lt;br /&gt;Biaya Perlengkapan Kantor/ATK : Rp. 350.000,-&lt;br /&gt;Biaya Oprasional Sekretariat                        : Rp. 200,000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jumlah Pengeluaran                                : Rp. 900.000,-&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total Pemasukan                                             : Rp. 900.000,-&lt;br /&gt;Total Pengeluaran                                           : Rp. 900.000,-&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jumlah                                                           : Rp.oo,-&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jumlah Total Saldo bln Des 2007       &lt;span style="font-size:130%;"&gt;: Rp.  - 0,-&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;terbilang &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;#NOL RUPIAH #&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikianlah Laporan Keuangan Program Peduli Pendidikan Anak Yatim Piatu dan Dhu'afa&lt;br /&gt;Pusat Pendidikan Penyantunan Anak Yatim Piatu dan Dhu'afa " AL - AMIN " Pesantren Hidayatullah Indramayu, mudah-mudah bisa dijadikan bahan pertimbangan para Dermawan untuk bisa menyisikan harta untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin ikut berpatisipasi silahkan transfer ke BNI Syariah Cab. Cirebon Nomor Rekening : 0118667358 An. Furadi Mansur, Insya Allah Dana yang anda transfer kami salurkan kepada mereka yang berhak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB. dana yang di transfer mohon dikonfirmasikan kealamat kami atau SMS kenomor kami atau tinggalkan di pesan pengunjung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-8360180298810720694?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/8360180298810720694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=8360180298810720694&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8360180298810720694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/8360180298810720694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/laporan-keuangan-program-peduli_08.html' title='LAPORAN KEUANGAN PROGRAM PEDULI PENDIDIKAN ANAK YATIM DAN DHU&apos;AFA'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-2848584728450072674</id><published>2008-01-08T07:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-08T07:57:24.347-08:00</updated><title type='text'>WAKAF TUNAI, WAKAF YANG MEMUDAHKAN DAN PAHALA TIADA HENTI</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Akhir-akhir ini telah muncul inovasi baru dalam menggali potensi ummat yang bisa didayagunakan untuk membangun solidaritas sosial melalui konsep wakaf tunai.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;waqf atau wakaf secara harfiayah berarti berhenti, menahan, atau diam secara syariah wakaf diartikan sebagai aset yang dialokasikan untuk kemanfaatan masyarakat, dimana subtansinya atau pokoknya ditahan, sementari manfaatnya boleh dinikmati untuk kepentingan umum.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Imam Az Zuhri (wafat 124 H) salah seorang yang termuka dan peletak dasar tadwin al hadist memfatwakan, dianjurkan wakaf dinar dan dirham untuk pembangunan sarana da'wah, sosial, dan pendidikan umat Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Majelis Ulama Indonesia juga telah mengeluarkan fatwa tentang wakaf tunai sebagi berikut : &lt;/div&gt;&lt;ol style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wakaf Uang ( Cash Wakaf/Waqf al Nuqud ) adalah wakaf uang tunai&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Termasuk ke dalam pengertian wakaf uang adalah surat-surat berharga.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wakaf Uang hukumnya jawaz (boleh)&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakanuntuk hal-hal yang dibolehkan secara syar'i.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nilai poko wakaf uang harus dijamin kelestariannya tidak boleh dijual, dihibahkan, dan atau diwariskan.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Pemerintah juga telah mengesahkan UU No. 41/2004 tentang Wakaf. di dalamnya juga mengatur bolehnya wakaf tunai bolehnya wakaf berupa uang ( Wakaf Tunai ).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Manfaat Wakaf Tunai&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Wakaf Tunai ini memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk besedekah dan memudahkan untuk berwakaf tidak menunggu menjadi tuan tanah dan menjadi kaya raya, dengan wakaf tunai semuanya jadi mudah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Program-Program :&lt;/div&gt;&lt;ol style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wakaf Tunai Untuk Pembebasan Lahan yang akan dibangun Asrama Yatim dan Dhu'afa&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wakaf Tunai Untuk Pemberdayaan Keluarga Miskin &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wakaf Tunai Untuk Pembangunan Pesantren Yatim Dan Dhu'afa&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Anda Ingin Melakukan wakaf Tunai&lt;/strong&gt; : &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Hubungi Alamat dibawah Ini :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Pusat Pendidikan Penyantunan Anak Yatin Piatu dan Dhu'afa " AL - AMIN " &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Pesantren Hidayatullah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Jln. Kalen Haji No. 20-21 Dermayu Sindang Indramayu Jawa Barat Indonesia &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;HP.081912903871/081395519623&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-2848584728450072674?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/2848584728450072674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=2848584728450072674&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/2848584728450072674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/2848584728450072674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/wakaf-tunai-wakaf-yang-memudahkan-dan.html' title='WAKAF TUNAI, WAKAF YANG MEMUDAHKAN DAN PAHALA TIADA HENTI'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-5072968470586867701</id><published>2008-01-08T07:47:00.007-08:00</published><updated>2008-01-08T07:55:25.545-08:00</updated><title type='text'>Partisipasi Anda</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Anda Ingin Bersama Berpartisipasi Dalam&lt;br /&gt;Memajukan Pesantren Hidayatullah Indramayu &lt;/strong&gt; : &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Silahkan Hubungi Alamat dibawah Ini :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Pusat Pendidikan Penyantunan Anak Yatin Piatu dan Dhu'afa " AL - AMIN " &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Pesantren Hidayatullah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;Jln. Kalen Haji No. 20-21 Dermayu Sindang Indramayu Jawa Barat Indonesia &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 0, 0);" align="justify"&gt;HP.081912903871/081395519623&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-5072968470586867701?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/5072968470586867701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=5072968470586867701&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5072968470586867701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5072968470586867701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/partisipasi-anda.html' title='Partisipasi Anda'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-4776945544843314454</id><published>2008-01-08T07:47:00.005-08:00</published><updated>2008-06-18T05:12:00.545-07:00</updated><title type='text'>Album</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/SFj6QYuRQVI/AAAAAAAAAC4/EGDiuNnZVdQ/s1600-h/ABCD0002.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/SFj6QYuRQVI/AAAAAAAAAC4/EGDiuNnZVdQ/s400/ABCD0002.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213191728102719826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Markas Da'wah Hidayatullah Kab. Indramayu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/R_duCZ6-GII/AAAAAAAAACU/tYYKZxKDyhg/s1600-h/PIC_0139.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/R_duCZ6-GII/AAAAAAAAACU/tYYKZxKDyhg/s400/PIC_0139.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185734483537434754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Beginilah Para Peserta Muswil Hidayatullah Jabarten&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/R_drkZ6-GFI/AAAAAAAAAB8/YFAdoYzXbqk/s1600-h/PIC_0145.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/R_drkZ6-GFI/AAAAAAAAAB8/YFAdoYzXbqk/s400/PIC_0145.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185731769118103634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Para Da'i Hidayatullah Se Jabarten Bergambar sembentar sebelum terjunkembali keempat tugas ( Banten Sekarang jadi DPW sendiri )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/R_dqdJ6-GDI/AAAAAAAAABs/87V4lCCDYhg/s1600-h/S2020262.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/R_dqdJ6-GDI/AAAAAAAAABs/87V4lCCDYhg/s400/S2020262.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185730545052424242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejenak Menatap Lapangan Bulutangkis &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/R7umsV-ovEI/AAAAAAAAAA8/M4klG2NwmxM/s1600-h/S2020061.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 391px; height: 294px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/R7umsV-ovEI/AAAAAAAAAA8/M4klG2NwmxM/s320/S2020061.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168908278082092098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pelatihan Mu'allim Al-Qur'an Grand MBA sewilayah III Cirebon&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-4776945544843314454?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/4776945544843314454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=4776945544843314454&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/4776945544843314454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/4776945544843314454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/album_08.html' title='Album'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_oeK-qFyWztI/SFj6QYuRQVI/AAAAAAAAAC4/EGDiuNnZVdQ/s72-c/ABCD0002.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-5399525692882412157</id><published>2008-01-08T07:47:00.003-08:00</published><updated>2008-01-17T02:03:36.740-08:00</updated><title type='text'>SYAHADAT REFLEKSI PEMBANGUNAN MANUSIA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Syahadat adalah modal utama seorang muslim sejati dan syarat sah sebagai muslim dan apa bila seorang muslim sudah bersyahadat masih saja melakukan kemaksiatan dan mengerjakan yang dilarang oleh agama dipertanyakan kemuslimannya.  Syahadat  artinya  pengikrarkan dan pengakuan diri yang berarti siap menerima konsukuesinya sebagai seorang muslim dan sebagai hambanya yang siap diatur dan siap pula menuruti perintahnya, seperti menyembah kepada_Nya, meminta kepada_Nya, dan memohon ampun kepada_nya dan hanya kepada_Nya kita kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sperti Firman_Nya di dalam  Al-Qur'an  surat :  Al_Baqoroh  Ayat  :  21-22 yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai manusia sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atapnya dan Dialah yang menurunkan air ( hujan ) dari langit lalu kami beri dengan ( hujan ) itu buah-buahan sebagai rezki untukmu karen itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mnegetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Seperti yang telah disinggung oleh ayat tersebut, bahwa kita telah diperintahkan dan telah disuruhnya untuk menyembah_Nya dan janganlah kita mencari tandingan-tandingan selain Allah, tandingan-tandingan Allah ialah, harta, wanita, dan tahta, tiga hal inilah yang membuat syahadat kita tidak bermakna syahadat kita jadi tumpul dan tidak mendatangkan bantuan Allah padahal kita tau sudah kita bagaimana sejarah pada Zaman Nabi Muhammad SAW, dengan syahadatnya yang benar yang memahami maknanya begitu ditakuti dan begitu disegani diseluruh penjuru Negeri bahkan sampai kenegeri kita, yang dalam artian dengan syahadat mereka para pejuang kebenaran datang tanpa takut sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai kajian terakhir marilah kita serahkan dan pasrahkan diri kita dalam bentuk penyembahannya hanya kepada Allah SWT serahkan diri kita untuk menjadi hamba_Nya yang setia dan patuh dengan perintahnya bangun diri kita dengan syahadat yang kita ikrarkan atau kita sudah bersyahadat sejak kecil, perdalam makna syahadat bukan hanya ucapan dibibir tapi ucapan didalam hati yang bisa mengetarkan seluruh hati-hati yang lemah dan yang bisa menggunjangkan hati-hati yang thougot. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallahu a'alam bis Shawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-5399525692882412157?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/5399525692882412157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=5399525692882412157&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5399525692882412157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5399525692882412157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/kajian.html' title='SYAHADAT REFLEKSI PEMBANGUNAN MANUSIA'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-6777588625446164190</id><published>2008-01-08T07:47:00.001-08:00</published><updated>2008-01-08T07:47:16.680-08:00</updated><title type='text'>Kegiatan</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-6777588625446164190?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/6777588625446164190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=6777588625446164190&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/6777588625446164190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/6777588625446164190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/kegiatan.html' title='Kegiatan'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-5018382485827073673</id><published>2008-01-08T07:46:00.000-08:00</published><updated>2008-02-14T05:33:10.027-08:00</updated><title type='text'>Program-Program</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sejak awal bedirinya Pesantren Hidayatullah di Balikpapan Kal-Tim telah melakukan pengiriman-pengiriman Da'inya kepenjuru Nusantara untuk berdakwah kemasyarakat luas sebagai bagian dari proses tarbiyah, keberadaan Pesantren Hidayatullah di berbagai tempat adalah upaya untuk membangun jaringan Da'wah yang luas dan mampu menyentuh dan melayani seluruh lapisan ummat, Pesantren Hidayatullah berupaya memposisikan Da'i sebagai Misionaris Islam sehingga sosok Da'i adalah sosok yang memiliki karakteristik unggul dan militan serta mempunyai potensi untuk membangun peradaban yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk itu Pesantren Hidayatullah Indramayu yang bagian dari Ormas Hidayatullah dan sebagai kepanjangan tangan dari Ormas Hidayatullah bertekat melanjutkan Program-program Hidayatullah adapun Program yang sedang dikembangkan di Pesantren Hidayatullah Indramayu adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pesantren Hidayatullah Indramayu membuka ladang Amal melalui pembinaan dengan menyelenggarakan Taman Pendidikan Al-Qur'an ( TPA ) Al-Amin untuk umur 10-15 tahun dengan jumlah santri 25 orang dan umur 3-10 tahun. sedang waktu belajar disesuaikan dengan usia anak tersebut. dan akan kami mengebangkan sekolah-sekolah formal dari tingkat TK sampai Peguruan Tinggi ( Insya Allah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Da'wah Hidayatullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Da'wah dan Tarbiyah adalah bagian yang terpenting dalam sebuah lembaga Islam, merupakan kunci pengembangan sayap lembaga, setabilator dan dinamisator bagi ummat, sehingga gerak langkah lembaga terus maju dan meningkat, bebrapa kegiatan Da'wah di lembaga ini antara lain: Menyelenggrakan Majlis Taklim, Penyeberan Informasi Islam melalui Majalah Hidayatullah, Buletin, dan mengembangkan Da'wah kemasjid-masjid, sekolah-sekolah/perguruan tinggi dan kantor-kantor.Tarbiyah dan Pembinaan Islam kepada Masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sosial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Membantuk Anak-anak kurang mampu, Pesantren Hidayatullah Indramayu telah membuka program Pusat Pendidikan Anak Yatim Piatu dan Dhu'afa dan Pusat Pendidikan Anak Sholeh serta Program Peduli Pendidikan Yatim dan Dhu'afa, yang akan akan kami tampung dan kami berikan pendidikan layaknya anak-anak pada umumnya, adapun jumlah anak yatim yang kami tampung sebanyak 25 anak dari tingkat SMP-SMA adapun tingkat SD kita titip kepada orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ekonomi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan Ekonomi merupakan bagian Program Pesantren Hidayatullah Indramayu yang bertujuan agar badan usaha yang ada menjadi penopang pembiayaan oprasional Pesantren disamping pembiayaannya orpasoinal dari para donatur adapun rencana usaha yang sudah berjalan dan akan di rintis adalah :&lt;br /&gt;Pemasaran Majalah Hidayatullah, yang target awal 150 explar&lt;br /&gt;Pemasok/Agen Telor ayam buras ( dalam penjajagan kerjasama )&lt;br /&gt;Pemasaran hasil Buah Mangga Indramayu ( dalam penjajagan kerjasama ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-5018382485827073673?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/5018382485827073673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=5018382485827073673&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5018382485827073673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/5018382485827073673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/program.html' title='Program-Program'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4458797188125246773.post-1944659775802673741</id><published>2008-01-08T07:45:00.000-08:00</published><updated>2008-02-12T03:07:03.624-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH SINGKAT PESANTREN HIDAYATULLAH INDRAMAYU</title><content type='html'>&lt;div style="FONT-WEIGHT: bold; COLOR: rgb(0,0,0); TEXT-ALIGN: justifyfont-family:georgia;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Melatar-belakang berdirinya Pesantren Hidayatullah di Kabupaten Indramayu adalah menjawab tantangan globalisasi dan refleksi sebagai Kalifatullah di muka bumi dan hasil rapat kerja wilayah Hidayatullah di Hidayatullah Tasikmalaya pada awal tahun 2007 yang salah-satunya merekomendasikan dibentuknya Cabang baru di Kabupaten Indramayu, akhirnya terbentuklah Cabang Pesantren Hidayatullah Indramayu pada tanggal 15 Februari 2007.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada awalnya Perintisan Pesantren Hidayatullah Cabang Indramayu, menenpati sebuah rumah pinjaman dari sipatisan Pesantren Hidayatullah Cabang Cirebon adapun letak rumah tersebut jauh dari pusat Kota yang mungkin bisa dikatakan pedalaman Indramayu jaraknya antara rumah dan kota menempuh kiloan meter, dengan sebuah sepeda pemberian dari seorang sipatisan akhirnya tidak kesulitan dalam mengarungi medan da'wah dan untuk menjalin silaturahim dengan para donatur yang berada di pusat kota, dengan ketekunan dan kesabaran yang dimiliki petugas HIdayatullah akhirnya bisa menempati sebuah rumah di pusat kota dari seorang sipatisan yang peduli dengan da'wah yang usung oleh Hidayatullah, dengan rumah yang sangat strategis tersebut kami jadikan markas da'wah dan perjuangan sekaligus menjadi Pondok bagi santri-santri yang kesemuanya adalah anak yatim dan dhu'afa yang siap di jadikan kader da'wah dan siap di terjunkan di medan da'wah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Agenda Pesantren Hidayatullah Indramayu sebagai Lembaga kader mempunyai agenda sama dengan Hidayatullah Induk atau pusat yaitu, Pelurusan masalah Aqidah, Imamah dan Jama'ah ( Tajdid ), Tiwalatu'ayatillah, Pembersihan Jiawa ( Tazkiyatun-nufus ), Pengajaran dan Pendidikan ( Tak'limatul_kitab wal-hikmah ) menuju lahirnya kepemimpinan dan umat terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Susunan Pengurus Pesantren Hidayatullah Indramayu adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasehat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Drs. Sigit Setiayawan. MA&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Suharno A.Ma&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;H. Aas Saefudin S.Ag&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;H. Maksum Sasmita&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Priyo Titi Budi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pengurus Harian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua : Fur'adi Mansur&lt;br /&gt;Sekretaris : Yoni Prasetyo.ST&lt;br /&gt;Bendahara : Ahmad Mistari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seksi-seksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan : Ustadz Wahidi&lt;br /&gt;Da'wah : H. Maksum Sasmita&lt;br /&gt;Sosial : Wasna Febriyanto&lt;br /&gt;Ekonomi : Toto Suryanto. Amd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Pengembang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Darma Nobisa Al-Kupangy&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Priyo TB&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ustadz Ibrahim. S.Ag &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ustadz Ahmad Ismail M&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4458797188125246773-1944659775802673741?l=www.phindramayu.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.phindramayu.co.cc/feeds/1944659775802673741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4458797188125246773&amp;postID=1944659775802673741&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/1944659775802673741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4458797188125246773/posts/default/1944659775802673741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.phindramayu.co.cc/2008/01/profile.html' title='SEJARAH SINGKAT PESANTREN HIDAYATULLAH INDRAMAYU'/><author><name>Administrator Hidayatullah Indramayu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17143874904565907590</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
